Mengenal Hari Susu Nabati Sedunia, Sejarah dan Manfaatnya

Hari Susu Nabati Sedunia diperingati setiap 22 Agustus. Peringatan ini menjadi momentum untuk mengenal lebih dekat berbagai jenis minuman berbahan dasar tumbuhan yang kini semakin banyak dipilih sebagai alternatif susu hewani.

Susu nabati dibuat dari beragam bahan, mulai dari kedelai, oat, almond, kelapa, beras hingga kacang-kacangan. Kehadirannya memberikan pilihan bagi masyarakat yang ingin mencoba variasi minuman dalam pola konsumsi sehari-hari.

Mengenal Hari Susu Nabati Sedunia

Hari Susu Nabati Sedunia atau World Plant Milk Day pertama kali diperkenalkan pada 2017. Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pilihan susu berbasis tumbuhan serta berbagai alasan di balik meningkatnya konsumsi produk tersebut.

Perkembangan susu nabati sebenarnya bukan fenomena baru. Masyarakat di berbagai wilayah dunia telah lama mengolah tumbuhan menjadi minuman dan bahan pangan. Di Asia Tenggara, misalnya, santan telah menjadi bagian dari tradisi kuliner selama bertahun-tahun.

Seiring perkembangan industri pangan, pilihan susu nabati semakin beragam. Produk berbahan kedelai dan oat kini mudah ditemukan, begitu pula varian almond, kelapa, beras, kacang mete dan bahan tumbuhan lainnya.

Mengapa susu nabati semakin populer?

Popularitas susu nabati tidak lepas dari perubahan gaya hidup dan semakin beragamnya pertimbangan konsumen. Sebagian orang memilihnya karena preferensi pola makan, sementara lainnya mempertimbangkan aspek lingkungan atau ingin mengurangi konsumsi produk hewani.

Dari sisi gizi, setiap jenis susu nabati memiliki karakteristik yang berbeda. Susu kedelai, misalnya, umumnya memiliki kandungan protein lebih tinggi dibandingkan beberapa jenis susu nabati lainnya. Sementara produk berbahan oat atau almond memiliki karakter rasa dan tekstur yang berbeda.

Karena itu, konsumen sebaiknya tidak hanya melihat jenis bahan dasarnya. Informasi pada label juga penting diperhatikan, termasuk kandungan gula, protein, kalsium, vitamin dan bahan tambahan lainnya. Beberapa produk bahkan telah diperkaya dengan kalsium serta vitamin D dan B12.

Cara memperingati Hari Susu Nabati Sedunia

Peringatan Hari Susu Nabati Sedunia dapat dilakukan dengan cara sederhana. Salah satunya mencoba jenis susu nabati yang belum pernah dikonsumsi atau mengenal proses pembuatannya.

Susu nabati juga dapat digunakan sebagai campuran kopi, sereal, smoothie maupun berbagai hidangan. Namun, pilihan konsumsi tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan gizi dan kondisi masing-masing.

Pada akhirnya, Hari Susu Nabati Sedunia bukan sekadar peringatan mengenai sebuah produk. Momentum ini menjadi kesempatan untuk mengenal semakin banyak pilihan pangan dan memahami apa yang dikonsumsi setiap hari.

Dengan mengenal beragam susu nabati, masyarakat dapat menentukan pilihan secara lebih bijak sesuai kebutuhan, selera dan pola hidup masing-masing. (Ayu/CN/Djavatoday)

Deretan Pilihan Camilan untuk Menambah Stamina Saat Mendaki Gunung

Bagi beberapa orang, mendaki gunung adalah kegiatan rekreasi yang dapat memberikan banyak pengaruh positif, seperti pengalaman bertualang di alam bebas yang dapat membangun keberanian,...

10 Camilan yang Cocok untuk Menemani Teh, dari Gorengan hingga Kue Tradisional

Menikmati secangkir teh hangat terasa lebih menyenangkan jika ditemani camilan favorit. Perpaduan rasa teh yang khas dengan kudapan manis, gurih, atau renyah bisa menjadi...

10 Rekomendasi Camilan untuk Menemani Nonton Siaran Sepak Bola

Menonton siaran sepak bola terasa lebih seru jika ditemani camilan favorit. Apalagi ketika pertandingan berlangsung pada malam hari, saat tim kesayangan sedang berjuang mencetak...

Mau Bikin Es Krim Gabin di Rumah? Berikut Pilihan Rasa dan Isian yang Bisa Kamu Coba

Belakangan ini, tren kuliner kian menjamur di situs jaringan sosial. Salah satu kudapan yang kini banyak digandrungi adalah es krim gabin. Tren ini bermula...

Terbaru