Minggu, Juli 14, 2024

Tips Merawat Kulit Bayi Baru Lahir, Jangan Sembarangan Pilih Produk!

Setelah melewati fase kehamilan, kehadiran sang buah hati tentunya sangat dinanti oleh semua anggota keluarga. Namun terkadang orang tua merasa bingung dan takut saat pertama kali merawat bayi baru lahir, terlebih jika bayi ini merupakan anak pertama bagi mereka.

Merawat bayi baru lahir memang menjadi pengalaman berharga sekaligus menyenangkan, terutama bagi mereka yang baru menjadi orang tua. Ada beberapa hal yang harus di pelajari, salah satunya tentang cara merawat kulit bayi baru lahir yang masih tipis dan sensitif. Berikut rangkumannya.

Baca juga : 5 Tips yang Bisa Dilakukan Agar Anak Kuat Puasa Seharian, Yuk Coba Perlahan!

Kulit bayi baru lahir

dr. Fitria Agustina, Sp.KK, FINSDV, FAADV menjelaskan tentang pentingnya merawat kulit bayi. Ia menegaskan bahwa kulit bayi memiliki karakteristik yang berbeda dengan kulit orang dewasa di lihat dari komposisi maupun struktur kulitnya.

Kulit bayi memiliki lapisan stratum corneum yang 30% lebih tipis, dengan komposisi Natural Moiturizing Factor (NMF) yang lebih rendah di bandingkan dengan kulit orang dewasa. 

Hal inilah yang menyebabkan kulit bayi baru lahir lebih kering dibandingkan kulit orang dewasa. Hidrasi pada kulit bayi akan terus mengalami peningkatan hingga mencapai puncaknya pada usia 3-12 bulan. Oleh karena itu, penting sekali untuk merawat kulit bayi agar selalu terjaga kelembapannya.

Jangan salah pilih produk

Setiap manusia memiliki mikroorganisme yang terdapat pada kulit seperti bakteri baik yang di namakan flora kulit normal (skin microbiome). Namun pembentukan flora normal ini belum sempurna pada kulit bayi baru lahir karena masih pada tahap penyesuaian.

Seiring pertumbuhannya, kelembapan kulit alami pada bayi akan terbentuk. Namun setiap bayi memiliki keunikannya masing-masing. Ada yang kelembapannya cukup, ada pula yang tidak sehingga harus dibantu dengan produk perawatan bayi.

Seiring bertumbuh sang bayi tentu kelembapan kulit alaminya akan terbentuk. Namun setiap kulit bayi juga unik, ada yang cukup kelembapannya tetapi ada pula yang tidak, sehingga harus di bantu dengan produk perawatan bayi.

Penggunaan produk perawatan bayi harus menggunakan bahan-bahan alami yang di formulasikan khusus untuk kulit bayi, serta tidak mengganggu keseimbangan flora normal kulit bayi.

Tips memilih produk perawatan bayi

Bayi baru lahir memiliki pH kulit yang berkisar antara 6.6-7.5. Ini artinya bahwa pH kulit bayi masih sangat basa. Namun pH kulit ini akan terus menyesuaikan seiring tumbuh kembang bayi.

Dokter Fitria menyarankan agar sebaiknya memilih produk perawatan bayi yang bersifat hypoallergenic karena mampu mengurangi risiko alergi dan iritasi pada kulit bayi. Selain itu, pilihlah pembersih yang lembut di mata bayi dan juga menjaga kelembapan kulitnya. (Willy/Djavatoday)

5 Buah Tinggi Protein, Bisa Jadi Camilan untuk Diet!

buah tinggi protein bermanfaat untuk kesehatan, terutama bagi kamu yang sedang melakukan program penurunan berat badan.

Efek Samping Minum Teh Campur Susu yang Dapat Membahayakan Kesehatan

Minum teh campur susu sudah menjadi rutinitas, khususnya bagi para remaja yang memang suka menemani aktivitasnya dengan secangkir teh susu yang nikmat. Namun kenyataannya,...

5 Cara Mengatasi Mata Sembab secara Efektif

Mengatasi mata sembab dapat dilakukan dengan berbagai cara. Seperti mengompresnya, hingga memanfaatkan bahan dapur yang ada. Supaya rasa percaya diri kamu tidak berkurang, apalagi...

Tanaman Pembersih Udara, Nomor 4 Paling Aesthetic!

Tanaman pembersih udara bisa menjadi solusi bagi kamu yang cemas akan kesehatan tubuh, terutama paru-paru. Kualitas udara di setiap tempat tentu tidak sama dan...
Kartu Anggota Perpus
Kartu Anggota Perpus
Daftar Perpus 1
Daftar Perpus 2

Terpopuler

Lainnya