Menjaga kebersihan mulut adalah salah satu cara kita menghargai diri sendiri. Hal ini dikarenakan gigi serta bagian-bagian di dalam mulut berpotensi memicu penyakit jika tidak dirawat dengan baik. Tak hanya itu, menjaga kebersihan mulut juga merupakan upaya untuk tampil percaya diri dan bebas berekspresi. Sayangnya, banyak orang beranggapan bahwa sikat gigi dua kali sehari sudah cukup untuk membersihkan sisa-sisa makanan sekaligus menjaga napas agar tetap segar. Padahal kenyataannya, kebersihan mulut tidak hanya bergantung pada sikat gigi saja.
Mulut merupakan bagian tubuh yang kompleks karena terdiri atas gigi, gusi, lidah, serta jaringan lain yang saling berkaitan. Kalau Cuma sikat gigi, kebersihan mulut belum tentu terjamin karena kemungkinan besar masih ada bakteri yang tertinggal, hingga berpotensi menimbulkan penyakit dan berbagai masalah kesehatan pada mulut.
Berikut Urutan Lengkap Menjaga Kebersihan Mulut
Masalah seperti bau mulut, sariawan, radang gusi, dan gigi berlubang sering kali membuat banyak orang mengeluh. Nah, masalah-masalah inilah yang timbul akibat tidak menjaga kebersihan mulut secara menyeluruh. Maka dari itu, penting untuk mengetahui urutan lengkap menjaga kebersihan mulut agar terhindar dari penyakit dan berbagai masalah kesehatan pada mulut.
Membersihkan sela-sela gigi
Menjaga kebersihan mulut, salah satunya dengan membersihkan sela-sela gigi bisa kamu lakukan menggunakan alat seperti benang gigi (dental floss). Benang gigi dirancang efektif untuk mengangkat plak serta sisa makanan yang terselip di antara gigi dan sulit dijangkau jika hanya mengandalkan bulu sikat gigi. Membersihkan sela-sela gigi dapat membantu mencegah penumpukan plak serta mengurangi risiko gigi berlubang. Lakukan dengan hati-hati agar gusi tidak terluka.
Menyikat gigi dengan telaten
Nah! Setelah membersihkan sela-sela gigi, barulah kamu menyikat gigi. Gunakan sikat gigi dengan bulu yang lembut serta pasti gigi yang memiliki kandungan fluoride. Sikat gigi secara telaten dengan gerakan memutar perlahan dan jangkau seluruh permukaan gigi dari depan hingga belakang. Sikat gigi minimal dua kali dalam sehari setiap selesai sarapan dan sebelum tidur.
Membersihkan lidah
Menjaga kebersihan mulut, termasuk lidah, seharusnya menjadi rutinitas yang tidak ditinggalkan. Sayangnya, langkah ketiga dalam menjaga kebersihan mulut ini sering kali dilewatkan karena dianggap tidak terlalu penting. Padahal, lidah berpotensi menjadi sarang bakteri yang dapat menyebabkan bau mulut. Maka, untuk membuat napas terasa lebih segar, kamu perlu membersihkan lidah agar jumlah bakterinya berkurang. Lakukanlah dengan lembut supaya permukaan lidah tidak terluka.
Berkumur dengan cairan pembersih mulut
Membersihkan lidah saja belum cukup untuk membunuh bakteri jahat yang ada di dalam mulut. Sebaiknya lanjut dengan berkumur menggunakan cairan pembersih mulut yang dipercaya mampu menjangkau seluruh bagian, menghilangkan bakteri, serta menjaga kesegaran napas. Dengan begitu, kebersihan mulut akan lebih terjamin!
Imbangi dengan pola makan yang sehat
Menjaga kebersihan mulut juga perlu diimbangi dengan pola makan yang sehat, seperti mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis untuk mencegah enamel gigi, memperbanyak asupan kalsium untuk memperkuat gigi, memperbanyak konsumsi makanan yang kaya akan serat untuk meningkatkan produksi air liur, serta minum air putih yang cukup untuk menjaga mulut agar tetap lembap.
Jika sudah menerapkan kebiasaan membersihkan mulut dengan urutan lengkap seperti di atas dan menjaga pola makan yang sehat, akan lebih baik lagi apabila kamu memeriksakan gigi secara rutin. Hal ini dapat membantu mendeteksi masalah sejak dini sehingga dapat ditangani sebelum menjadi lebih serius. (Karin/Djavatoday)

