Jangan dibiasakan! Berikut 5 Akibat Terlalu Sering Menahan Buang Air Kecil

Menahan buang air kecil mungkin terlihat biasa, apalagi ketika berada di tempat yang tidak memungkinkan untuk segera ke toilet. Namun, beberapa orang juga tak jarang menahan buang air kecil ketika sedang melakukan pekerjaan yang nanggung jika ditunda. Padahal, kebiasaan ini bisa menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan tubuh, khususnya sistem saluran kemih.

Air seni atau urine adalah cairan limbah yang dihasilkan oleh ginjal untuk membuang kelebihan cairan dan produk limbah yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. Jika ditahan, maka berisiko menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang tidak boleh disepelekan.

5 Akibat Terlalu Sering Menahan Buang Air Kecil

Dalam beberapa situasi, kadang kala otak memprioritaskan hal atau aktivitas tertentu dan memilih untuk menunda kebutuhan fisik, salah satunya yaitu buang air kecil. Padahal tubuh sudah memberikan sinyal yang sebaiknya tidak diabaikan terus-menerus. Berikut merupakan 5 akibat terlalu sering menahan buang air kecil!

Infeksi Saluran Kemih

Menahan buang air kecil bisa memicu terjadinya infeksi saluran kemih. Jika urine tertahan lama di kandung kemih, bakteri yang seharusnya dikeluarkan bersama urine justru berkesempatan untuk berkembang biak, sehingga berisiko menyebabkan infeksi di kandung kemih yang ditandai dengan nyeri saat buang air kecil, anyang-anyangan atau terasa ingin terus buang air, serta nyeri di bagian bawah perut.

Kandung Kemih Terlalu Meregang

Pada orang dewasa, kandung kemih memiliki kapasitas tertentu untuk menampung urine, kurang lebih sekitar 300–500 ml. Jika sering ditahan, kandung kemih akan terus meregang melebihi kapasitas normalnya. Sehingga mengakibatkan otot-otot di sekitarnya menjadi lemah dan kehilangan elastisitas. Dalam jangka panjang, hal ini dapat meningkatkan risiko inkontinensia urine atau sulit menahan buang air kecil.

Batu Kandung Kemih

Menahan buang air kecil dalam waktu lama bisa memperbesar kemungkinan pembentukan batu di kandung kemih. Ketika urine mengendap dan tidak segera dikeluarkan, mineral-mineral di dalamnya bisa mengkristal dan membentuk batu yang kemudian menyebabkan nyeri, infeksi, bahkan kesulitan buang air kecil.

Gangguan Fungsi Ginjal

Ginjal memiliki peran penting dalam menyaring darah dan menghasilkan urine. Apabila aliran urine dari kandung kemih terganggu, tekanan dalam saluran kemih dapat meningkat. Hal tersebut nantinya akan mengakibatkan ginjal mengalami gangguan fungsi. 

Ketidaknyamanan dan Penurunan Kualitas Hidup

Kebiasaan menahan buang air kecil tidak hanya berakibat pada sistem saluran kemih, tapi juga bisa menyebabkan ketidaknyamanan yang membuat aktivitas sehari-hari jadi terganggu. Macam-macam masalah seperti rasa kembung, nyeri pada perut bagian bawah, atau sulit berkonsentrasi dapat menurunkan produktivitas dan kualitas hidup. Sering menahan buang air kecil juga berisiko membuat tubuh terbiasa menunda sinyal dari sistem ekskresi.

Jangan biasakan menahan buang air kecil! Ketika tubuh sudah memberikan sinyal untuk buang air kecil, sebaiknya segera penuhi kebutuhan tersebut. Ingat! Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati, jangan sampai menyesal di kemudian hari. (Karin/Djavatoday)

5 Dampak Negatif Terlalu Sering Keramas bagi Kesehatan Rambut dan Kulit Kepala

Keramas adalah salah satu cara untuk menjaga kebersihan rambut dan kulit kepala dari debu, keringat, dan minyak berlebih. Beberapa orang mungkin beranggapan bahwa semakin...

Lari Pagi atau Lari Sore? Berikut Kelebihan dan Kekurangan Keduanya!

Dibandingkan jenis olahraga lainnya, lari lebih banyak disukai karena mudah dilakukan dan terjangkau tanpa memerlukan perlatan khusus. Lari acapkali disebut sebagai aktivitas yang fleksibel,...

Ini Dia 5 Manfaat Kecombrang untuk Kesehatan, Lengkap dengan Cara Mengolahnya!

Kecombrang adalah salah satu rempah yang dikenal beraroma khas dan memiliki cita rasa yang unik, yakni perpaduan rasa asam yang menyegarkan dengan sedikit pedas...

Bantu Cegah Rambut Rontok, Berikut 5 Vitamin Penting yang Mesti Dipenuhi!

Setiap orang pasti menginginkan rambut yang sehat dan kuat. Sayangnya, permasalahan rambut rontok justru acapkali dialami oleh banyak orang, terutama mereka yang cenderung mendapat...

Terbaru