6 Pantangan Makanan Setelah Menjalani Persalinan dengan Operasi Sesar

Jika sebelumnya Mama melakukan persalinan dengan operasi sesar, tentu kemudian Mama memerlukan waktu pemulihan agar bisa beraktivitas kembali. Untuk mempercepat pemulihan, sebaiknya Mama perlu memperhatikan gaya hidup yang Mama jalani, termasuk dalam memilih makanan. Ada beberapa makanan yang harus dihindari jika Mama sudah menjalani persalinan dengan operasi sesar, diantaranya :

Baca juga : 7 Rekomendasi Jus Sehat untuk Ibu Hamil

Gorengan

Pantangan makanan pertama yang harus dihindari setelah melakukan persalinan dengan operasi sesar adalah gorengan. Gorengan merupakan salah satu makanan yang sulit dicerna, sehingga jika dikonsumsi secara berlebihan bisa menyebabkan gangguan pencernaan hingga perut menjadi kembung.

Apalagi jika gorengan tersebut tidak higienis, maka hal ini akan membuat proses pemulihan Mama menjadi lebih lambat. Oleh karena itu mulailah ganti menu gorengan dengan menu yang direbus ataupun dikukus agar lebih sehat.

Makanan manis dan bergula

Makanan manis memiliki kadar gula berlebih yang bisa beresiko membuat kadar gula dalam darah menjadi tinggi. Jika sering dikonsumsi, maka hal ini dapat mengganggu proses penyembuhan luka operasi.

Oleh karena itu, untuk membatasi asupan gula sebaiknya ganti konsumsi nasi putih dengan kentang atau beras merah. Selain itu, konsumsilah makanan manis dalam jumlah yang cukup dan tidak berlebihan.

Makanan pedas dan bersantan

Hentikan dulu kebiasaan memakan makanan pedas jika Mama sudah melakukan persalinan dengan operasi sesar. Makanan pedas yang dikonsumsi secara berlebihan bisa membuat perut menjadi mulas, kembung bahkan diare.

Makanan pedas juga akan berpengaruh pada bayi yang sedang Mama susui, terlebih jika bayi Mama memiliki sensitivitas inggi

Sayuran pemicu gas

Beberapa sayuran pemicu produksi gas dalam tubuh diantaranya brokoli, kubis dan kembang kol. Sayuran tersebut bisa membuat produksi gas dalam tubuh meningkat sehingga memberikan efek rasa tidak nyaman di perut dan juga nyeri di sekitar area bekas luka operasi.

Minuman berkafein

Kopi dan teh merupakan beberapa contoh minuman berkafein yang sebaiknya tidak boleh dikonsumsi jika Mama sudah menjalani operasi sesar. Minuman berkafein memiliki sifat diuretik yang menyebabkan Mama ingin buang air kecil terus-menerus.

Makanan pemicu sembelit

Makanan pemicu sembelit seperti daging merah, produk olahan susu dan yang mengandung gluten sebaiknya dihindari untuk dikonsumsi pasca melakukan operasi sesar. Hal ini dapat membuat perut merasa tidak nyaman dan membuat bekas luka operasi terasa nyeri akibat harus mengejan kuat saat buang air besar. (Willy/Djavatoday)

Sama-sama Sehat dan Bernutrisi, Berikut 5 Manfaat Mengonsumsi Susu dalam Suasana Hangat dan Dingin

Susu menjadi salah satu minuman bernutrisi yang disukai berbagai kalangan karena rasanya lezat dan creamy. Kombinasi antara lemak dan gula alami membuat susu acapkali...

Minum Kopi Bareng Semangka, Benarkah Bisa Berakibat Fatal?

Belakangan ini muncul berbagai informasi di media sosial yang menyebut kebiasaan minum kopi bareng semangka bisa memicu gangguan kesehatan serius, bahkan disebut berakibat fatal....

Manfaat Buah Nangka untuk Kesehatan, Kaya Nutrisi dan Baik untuk Tubuh

Buah nangka menjadi salah satu buah tropis yang cukup mudah ditemukan di Indonesia. Rasanya manis, aromanya khas, dan bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan....

Cara Mengobati Campak Saat Sedang Banyak Menyerang, Ini Penanganan yang Dianjurkan

Penyakit campak kembali banyak ditemukan dalam beberapa waktu terakhir. Infeksi yang mudah menular ini umumnya menyerang anak-anak, tetapi orang dewasa juga tetap berisiko tertular...

Terbaru