Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Pemerintah Desa Baregbeg, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan kemandirian pangan di tingkat desa. Upaya itu diwujudkan melalui kegiatan Launching Program Ketahanan Pangan Tahap II Tahun Anggaran 2025, yang secara resmi digelar oleh BUMDes Bunigeulis, Sabtu (4/10/2025).
Acara berlangsung di area kolam ikan milik Bumdes Bunigeulis, Blok Baladewa, Dusun Ciwahangan, dan dihadiri oleh Camat Baregbeg H. Dede Hendara, Kepala Desa Baregbeg H. Owoy, jajaran BPD, LPM, pendamping desa, serta tokoh masyarakat yang selama ini aktif dalam pemberdayaan ekonomi desa.
Mengusung tema “Budidaya Ikan Nila Pilar Ketahanan Pangan Desa”, program ini berfokus pada pengembangan sektor perikanan dan penggilingan padi sebagai dua sumber utama pangan masyarakat.
Ketua BUMDes Bunigeulis, Yuyus Yusdiana, S.Pd, menjelaskan bahwa program ini dibiayai melalui Dana Desa (DD) tahap II tahun 2025 dengan total anggaran sebesar Rp205 juta. Dana tersebut digunakan untuk dua kegiatan prioritas, yakni budidaya ikan nila dan penggilingan padi.
“Hasil panen ikan dan beras nantinya akan dijual langsung ke masyarakat dengan harga yang kompetitif. Tujuan utamanya bukan mencari keuntungan, melainkan memastikan kebutuhan pangan warga tetap terpenuhi,” ujar Yuyus.
Ia menegaskan, pengelolaan dana harus dilakukan secara efektif, efisien, dan berkelanjutan.
“Dana Rp205 juta ini tidak boleh habis, tapi harus berkembang. Harapannya, usaha ini bisa menambah modal BUMDes sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD),” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Baregbeg, H. Owoy, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi desa untuk memperkuat ketahanan pangan lokal.
“Kami bangga bisa memulai program ini. Budidaya ikan nila di empat kolam percontohan akan menjadi pondasi awal. Hasil panennya akan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga Baregbeg sebelum dijual ke luar desa,” katanya.
Owoy menambahkan, pemerintah desa telah menyalurkan anggaran sebesar Rp200 juta ke rekening khusus perikanan dan menyerahkannya langsung kepada pengurus BUMDes, disaksikan oleh BPD dan pendamping desa.
“Ini bentuk transparansi dan komitmen kami agar program berjalan sesuai tujuan,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Camat Baregbeg H. Dede Hendara menekankan pentingnya program pangan berbasis perikanan sebagai penopang kebutuhan gizi masyarakat.
“Ketahanan pangan adalah kebutuhan dasar kita semua. Melalui budidaya ikan, desa bisa memastikan ketersediaan protein hewani agar tidak ada warga yang kekurangan gizi,” tegasnya.
Peluncuran program ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam memperkuat ekonomi desa dan kemandirian pangan masyarakat Baregbeg. (Andra/CN/Djavatoday)

