Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Libur Lebaran membawa dampak positif bagi sektor pariwisata di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Jumlah kunjungan wisatawan meningkat dan tersebar di berbagai destinasi, mulai dari objek milik pemerintah, swasta, hingga desa wisata.
Data Dinas Pariwisata Ciamis mencatat, selama periode 21 hingga 29 Maret 2026, sekitar 39 ribu wisatawan berkunjung ke 21 objek wisata. Dari jumlah tersebut, lima destinasi dikelola pemerintah daerah, sementara sisanya merupakan milik swasta dan desa.
Sekretaris Dinas Pariwisata Ciamis, Dian Kusdiana, mengatakan tren kunjungan tahun ini menunjukkan peningkatan dibandingkan periode Lebaran sebelumnya.
“Pada momen Lebaran 2026, jumlah kunjungan wisata meningkat sekitar 14 persen dibandingkan tahun 2025,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Ia menjelaskan, peningkatan tersebut dihitung berdasarkan data statistik yang dihimpun dari berbagai objek wisata selama masa libur berlangsung.
Wisata Alam Jadi Favorit
Dian menyebut, mayoritas wisatawan yang datang ke Ciamis memilih destinasi berbasis alam. Dari hasil pemantauan, sekitar 73 persen pengunjung lebih tertarik menikmati suasana alam yang tenang dan jauh dari keramaian.
“Mereka cenderung mencari tempat yang nyaman, tenang, dan bisa digunakan untuk beristirahat sambil menikmati alam,” katanya.
Sejumlah lokasi seperti sungai, pegunungan, dan air terjun menjadi pilihan utama. Konsep wisata yang mengedepankan relaksasi atau wellness tourism juga semakin diminati oleh pengunjung.
Untuk objek wisata milik pemerintah, destinasi seperti Situ Lengkong Panjalu, Situs Karangkamulyan, dan Situ Wangi tercatat ramai dikunjungi. Lokasi ini umumnya diminati wisatawan dewasa hingga orang tua.
Desa Wisata dan Atraksi Air Ramai Pengunjung
Selain itu, desa wisata juga mengalami lonjakan kunjungan. Kawasan Sadananya menjadi salah satu tujuan favorit, terutama bagi wisatawan muda.
Atraksi berbasis alam seperti river tubing menjadi daya tarik utama. Beberapa lokasi yang banyak dikunjungi antara lain Leuwi Pamiran dan Cadas Ngampar, yang menawarkan pengalaman bermain air di aliran sungai.
Di sisi lain, wisata buatan tetap memiliki segmen tersendiri. Destinasi ini lebih banyak diminati anak-anak dan keluarga, khususnya usia di bawah 15 tahun.
Objek wisata seperti Sumber Jaya Waterpark, Jinju As-Syafaq, dan Sukahaji Waterboom menjadi pilihan selama libur Lebaran.
“Wisata buatan didominasi pengunjung anak-anak, terutama usia 10 sampai 12 tahun,” jelas Dian.
Dorong Pengembangan dan Investasi Wisata
Dian menambahkan, dalam beberapa tahun terakhir jumlah objek wisata di Ciamis terus bertambah, terutama dari sektor swasta. Hal ini menunjukkan mulai tumbuhnya minat investasi di bidang pariwisata.
Ke depan, Dinas Pariwisata Ciamis akan fokus mendorong pengembangan desa wisata berbasis potensi lokal. Pendampingan akan diberikan mulai dari tahap perencanaan, pengelolaan, hingga promosi.
“Kami siap memberikan pendampingan agar desa wisata bisa berkembang dan dikelola secara optimal,” katanya.
Dengan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat, sektor pariwisata Ciamis diharapkan terus berkembang dan mampu menarik lebih banyak wisatawan di masa mendatang. (Ayu/CN/Djavatoday)

