Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-42 Desa Pusakanagara, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, masyarakat setempat menggelar ritual adat tahunan Tradisi Nyurti Karuhun Lembur, Sabtu (24/5/2025). Tradisi ini menjadi simbol penghormatan terhadap leluhur sekaligus mempererat solidaritas warga.
Prosesi ritual dipimpin langsung oleh Kepala Desa Pusakanagara, Asep Rismayadi, didampingi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat, Ateng Nur Jamil. Kegiatan dimulai dengan doa bersama, upacara adat, dan persembahan yang sarat makna spiritual.
“Tradisi ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan bentuk komunikasi spiritual dengan para karuhun (leluhur). Melalui prosesi ini, kami menyampaikan rasa hormat dan terima kasih, serta memperkuat hubungan antara dunia manusia dan alam gaib,” ujar Asep.
Lebih dari itu, lanjutnya, Nyurti Karuhun Lembur menjadi momentum kebersamaan bagi warga. Persiapan dan pelaksanaan dilakukan secara gotong royong, mencerminkan semangat persatuan dan nilai-nilai luhur masyarakat desa.
“Ini adalah wujud kearifan lokal. Tradisi ini memperkuat identitas desa sekaligus menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga,” tambahnya.
Asep juga menekankan pentingnya menjaga warisan budaya sebagai bagian dari identitas Desa Pusakanagara. Ia menyebut beberapa tokoh leluhur yang menjadi bagian penting dari sejarah desa, seperti Uyut Jangga Nata yang dimakamkan di wilayah desa, Dalem Lawong Wangsa Yuda, serta Nyimas Galuh — sosok perempuan yang sangat dihormati oleh warga.
“Nyurti Karuhun Lembur adalah denyut nadi desa kami. Tradisi ini mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Asep.
Dengan digelarnya ritual ini setiap tahun, masyarakat Desa Pusakanagara berkomitmen menjaga kelestarian tradisi dan memperkuat rasa kebersamaan sebagai bagian dari perjalanan panjang desa menuju masa depan. (Andra/CN/Djavatoday)

