Tokek Besar di Lemari Bikin Warga Ciamis Panik, Damkar Turun Tangan

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Suasana pagi di Dusun Ciparakan, Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, berubah mendadak bagi Deni Herdiana, Selasa (9/12/2024). Lelaki 43 tahun itu hendak mengambil pakaian seperti biasa ketika telinganya menangkap suara khas tokek dari dalam lemari. Awalnya ia mengira hanya suara dari luar rumah, tetapi setelah membuka pintu lemari, ia terkejut melihat seekor tokek besar tengah bersembunyi di balik tumpukan baju.

Tidak ingin mengambil risiko, Deni langsung menghubungi Pos WMK Banjarsari untuk meminta bantuan. Laporan tersebut segera diterima dan direspons cepat oleh petugas Damkar yang tengah bertugas.

Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat, menjelaskan bahwa pihaknya selalu siap membantu masyarakat dalam situasi apa pun. Menurutnya, tidak ada laporan yang dianggap sepele selama warga merasa terancam.

“Keselamatan warga adalah prioritas kami. Meski hanya tokek atau hewan kecil lainnya, jika keberadaannya membuat khawatir, itu tetap keadaan darurat yang harus kami tangani,” ujar Budi.

Menerima laporan itu, petugas bergerak cepat ke rumah Deni menggunakan satu unit sepeda motor. Setibanya di lokasi, tokek jenis Gekko gecko tersebut masih bertahan di sudut lemari.

Berbekal peralatan penanganan hewan dan teknik yang sudah dikuasai, petugas berhasil mengevakuasi tokek tersebut tanpa insiden. Prosesnya berlangsung singkat, dan pada pukul 07.57 WIB evakuasi dinyatakan selesai. Tidak ada kerusakan maupun korban, dan tokek berhasil diamankan.

“Petugas kami sudah terbiasa menghadapi beragam hewan, baik yang melata maupun yang bersarang di tempat-tempat tak terduga. Jadi penanganan bisa cepat,” kata Budi.

Budi menambahkan bahwa tugas damkar saat ini tidak hanya berkutat pada pemadaman kebakaran. Petugas kerap dihubungi untuk menangani berbagai situasi lain, mulai dari evakuasi ular, penanganan sarang tawon, hingga menolong hewan peliharaan yang terjebak.

“Setiap hari laporan yang masuk berbeda-beda. Ada ular, tawon, biawak, hingga hewan-hewan yang nyasar ke rumah warga. Semuanya kami tangani,” jelasnya.

Menurutnya, kesadaran warga untuk melapor lebih cepat ketika menemukan potensi bahaya kini semakin meningkat. Hal ini membantu petugas mencegah risiko yang lebih besar sebelum terjadi. (Ayu/CN/Djavatoday)

Viral Dugaan Pungli di Jembatan Cirahong, Kades Pawindan Ciamis Beri Penjelasan

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Video dugaan pungutan liar (pungli) di Jembatan Cirahong viral di media sosial. Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Pawindan, Ahmad Kartoyo, angkat...

Pengguna Jalan Bantah Pungli di Jembatan Cirahong, Sebut Pemberian Sukarela

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Polemik dugaan pungutan liar (pungli) di Jembatan Cirahong yang viral di media sosial memunculkan beragam persepsi di masyarakat. Namun, sejumlah pengguna jalan...

Motor Terbakar di Cijeungjing Ciamis, Satu Penumpang Alami Luka Ringan

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Sebuah sepeda motor terbakar di wilayah Dusun Desa, RT 004/002, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jumat (3/4/2026) malam. Peristiwa tersebut...

Mobil Wisatawan Terperosok di Pamarican, Damkar Ciamis Lakukan Evakuasi

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Pagi itu, suasana Dusun Sukamaju, Desa Sukajadi, Kecamatan Pamarican, Ciamis, masih terasa tenang. Namun sekitar pukul 07.30 WIB, sebuah mobil tiba-tiba...

Terbaru