Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Pemasangan tiang jaringan internet di Lingkungan Sikuraja, Kelurahan Linggasari, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, berakhir dengan kecelakaan kerja. Tiga pekerja tersengat listrik setelah tiang yang sedang dipasang roboh dan mengenai jaringan kabel listrik, Rabu (4/11/2026) menjelang dini hari.
Peristiwa yang terjadi di kawasan RT 03/RW 10 itu sempat membuat warga panik. Sesaat setelah tiang roboh, terdengar suara ledakan keras yang mengundang perhatian warga sekitar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat sejumlah pekerja melakukan penggalian badan jalan untuk memasang tiang jaringan internet. Namun, dalam proses pengerjaan, tiang tersebut roboh hingga mengenai kabel listrik bertegangan tinggi.
Suara ledakan yang terdengar membuat warga berhamburan mendatangi lokasi. Mereka kemudian berupaya memberikan pertolongan kepada para pekerja yang menjadi korban.
Akibat kejadian tersebut, tiga pekerja dilaporkan tersengat listrik. Satu orang di antaranya sempat pingsan, sementara dua pekerja lainnya mengalami luka-luka.
Ketua RT 03 Lingkungan Sikuraja, Maman Golun, menyayangkan proses pemasangan tiang jaringan internet yang dinilai tidak melibatkan pemberitahuan maupun koordinasi dengan warga setempat.
Menurut Maman, pihak penyedia layanan internet yang melakukan pemasangan tiang tersebut jarang meminta izin kepada lingkungan.
“Mereka sembunyi-sembunyi memasang tiang WiFi. Risikonya seperti kejadian malam ini. Saat terjadi kecelakaan kerja, semua tidak ada yang berani bertanggung jawab,” ujar Maman.
Ia menilai kejadian tersebut harus menjadi perhatian serius, terlebih pemasangan infrastruktur telekomunikasi dilakukan di kawasan yang berdekatan dengan jaringan listrik.
Selain membahayakan pekerja, kondisi tersebut juga berpotensi mengancam keselamatan warga. Terlebih, permukiman di sepanjang jalur Sikuraja cukup padat.
“Selain berisiko terhadap keselamatan pekerja, insiden tersebut juga berpotensi membahayakan warga yang berada di sekitar lokasi. Apalagi, permukiman warga di sepanjang jalur Sikuraja ini cukup padat,” tambahnya.
Hingga berita ini ditulis, identitas ketiga korban, kondisi terkini setelah mendapatkan penanganan medis, serta penyebab teknis robohnya tiang masih belum diketahui secara pasti.
Identitas perusahaan penyedia layanan internet yang mengerjakan pemasangan tersebut juga belum terkonfirmasi. Warga pun mempertanyakan prosedur perizinan dan tanggung jawab pihak perusahaan atas insiden yang mengakibatkan tiga pekerja tersengat listrik itu. (Ayu/CN/Djavatoday)

