Berita Ciamis ((Djavatoday.com),- Polres Ciamis kembali menunjukkan komitmen nyata dalam merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa batas melalui pelaksanaan agenda lomba melukis difabel tingkat nasional di Ciamis. Kegiatan inklusif dan humanis tersebut diselenggarakan secara meriah pada Kamis (16/07/2026) bertempat di halaman Mapolres Ciamis Polda Jawa Barat.
Melalui momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polres Ciamis memfasilitasi talenta berbakat dari anak-anak berkebutuhan khusus agar bisa bersinar di kancah nasional.
Upacara pembukaan kompetisi seni lukis ini berlangsung haru sekaligus membanggakan bagi pihak sekolah maupun kepolisian setempat. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah berharga untuk melatih mental juang serta rasa percaya diri para peserta. Masyarakat sekitar pun turut memberikan dukungan moral yang luar biasa terhadap inisiatif yang dilakukan oleh jajaran Polres Ciamis ini.
Dua Siswa SLBN Ciamis Unjuk Gigi di Mapolres
Agenda lomba melukis difabel tingkat nasional di Ciamis kali ini secara khusus diikuti oleh dua siswa berprestasi dari Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Ciamis. Kedua seniman muda berbakat tersebut adalah Najia dan Agnisa, yang menyalurkan ekspresi kreatif mereka di bawah bimbingan guru sekolah. Mereka terlihat sangat antusias melukis di atas kanvas putih yang telah disediakan oleh pihak panitia pelaksana.
Tema utama yang diusung dalam perlombaan nasional besutan Divisi Humas Polri ini adalah “Polri untuk Masyarakat”. Oleh karena itu, kedua siswi SLBN Ciamis tersebut mencoba mengejawantahkan tema tersebut ke dalam sebuah karya seni visual yang indah. Karya mereka menampilkan sudut pandang unik mengenai interaksi harmonis antara aparat kepolisian dan realita sosial masyarakat sehari-hari.
Sementara itu, proses pembuatan lukisan dilakukan sepenuhnya secara langsung di area halaman depan Mapolres Ciamis dengan pengawasan yang ramah. Setelah karya seni tersebut selesai dibuat, panitia segera mendokumentasikan setiap detail lukisan tersebut secara profesional.
Kemudian, hasil karya luar biasa dari Najia dan Agnisa langsung dikirimkan ke Mabes Polri untuk dinilai dalam tahap seleksi nasional.
Kepedulian Nyata Polri bagi Penyandang Disabilitas
Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres Ciamis Ipda Anggi Aulia Pratiwi menyampaikan keterangan resmi terkait kegiatan ini. Pihaknya menegaskan bahwa lomba melukis difabel tingkat nasional di Ciamis merupakan wujud kepedulian kepolisian terhadap kesetaraan hak setiap warga negara.
Seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, berhak mendapatkan panggung apresiasi yang layak atas karya mereka.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir untuk seluruh masyarakat tanpa terkecuali,” ujar Ipda Anggi dengan penuh semangat.
“Anak-anak difabel memiliki kemampuan dan kreativitas yang luar biasa sehingga perlu diberikan ruang untuk mengekspresikan bakatnya,” tambahnya kemudian saat diwawancarai awak media.
Lebih lanjut, Ipda Anggi menjelaskan bahwa Polres Ciamis berkomitmen penuh mengawal perjalanan prestasi kedua siswi SLBN tersebut. Keikutsertaan mereka dalam ajang lomba melukis difabel tingkat nasional di Ciamis diharapkan mampu menjadi lecutan motivasi bagi anak-anak berkebutuhan khusus lainnya. Keterbatasan fisik yang dimiliki seseorang bukanlah sebuah penghalang untuk terus berkarya, berprestasi, dan mengharumkan nama daerah.
Apresiasi Tinggi dari Guru Pendamping SLBN Ciamis
Di sisi lain, guru pendamping dari SLBN Ciamis, Juanita Nurul, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Ciamis. Menurutnya, fasilitasi yang diberikan dalam rangka lomba melukis difabel tingkat nasional di Ciamis ini sangat berdampak positif bagi psikologis anak-anak didiknya. Pengalaman berkompetisi di tingkat nasional menjadi sejarah baru yang sangat berharga bagi sekolah mereka.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian Polres Ciamis yang telah memberikan ruang bagi anak-anak difabel untuk berkarya,” ungkap Juanita dengan haru.
“Kegiatan ini menjadi pengalaman yang luar biasa bagi mereka dan semakin menumbuhkan rasa percaya diri bahwa mereka mampu bersaing,” sambungnya dengan mata berkaca-kaca.
Pihak sekolah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan pada masa-masa mendatang. Kerja sama yang baik antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan inklusif terbukti mampu melahirkan energi positif yang besar. Di samping itu, kegiatan ini diharapkan dapat membuka mata publik mengenai potensi luar biasa yang dimiliki oleh anak-anak difabel.
Pada akhirnya, kesuksesan pelaksanaan lomba melukis difabel tingkat nasional di Ciamis ini menjadi bukti kehangatan pelayanan kepolisian di wilayah hukum Ciamis. Perlombaan ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi seni biasa, melainkan simbol perjuangan kesetaraan dan inklusivitas sosial. Semoga karya terbaik Najia dan Agnisa mampu menginspirasi seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk terus berbuat baik tanpa batas. (Ayu/CN/Djavatoday)

