Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Sebanyak 1.919 ASN Kemenag Ciamis ikuti Dzikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Sabtu (01/8/2026). Rombongan besar Aparatur Sipil Negara ini diberangkatkan dari tanah Pasundan menggunakan 38 unit bus secara serentak.
Agenda akbar tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Oleh karena itu, antusiasme peserta terlihat sangat tinggi sejak pagi hari di berbagai titik kumpul resmi.
Keberangkatan ribuan abdi negara ini dibagi secara merata dari empat titik strategis di Kabupaten Ciamis. Titik tersebut meliputi MAN 2 Ciamis, Alun-alun Banjarsari, Alun-alun Kawali, serta Pondok Pesantren Al-Qur’an Cijantung, Kecamatan Cijeungjing.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, H. Asep Lukman Hakim, S.Ag., menjelaskan bahwa keikutsertaan ribuan pegawai ini adalah wujud nyata komitmen instansi. Selain itu, kegiatan tersebut bertujuan menyukseskan agenda nasional yang menjunjung tinggi semangat kebangsaan serta persatuan.
“Sebanyak 1.919 ASN Kemenag Ciamis ikuti Dzikir dan Doa Kebangsaan di Monas menggunakan 38 bus untuk memperkuat ukhuwah,” ujar Asep kepada awak media.
Ia menambahkan, momen sakral ini juga menumbuhkan rasa cinta tanah air yang mendalam bagi setiap pegawai. Sementara itu, doa terbaik dipanjatkan khusus bagi bangsa dan negara tercinta di usia yang ke-81 tahun kemerdekaan.
Semangat Moderasi Beragama dan Ikhtiar Spiritual
Tema utama yang diusung dalam perhelatan nasional tahun ini adalah “Merajut Harmoni, Menguatkan Negeri”. Menurut Asep, tema tersebut sangat sejalan dengan fungsi utama Kementerian Agama sebagai perekat kehidupan berbangsa melalui moderasi beragama.
Di sisi lain, doa bersama ini tidak boleh dipandang sebelah mata sebagai seremoni belaka. Namun, kegiatan ini merupakan ikhtiar batin agar Indonesia senantiasa dilimpahi kedamaian, persatuan, serta kemajuan pesat dalam menghadapi berbagai tantangan global.
“Kami berharap seluruh ASN Kemenag Ciamis ikuti Dzikir dan Doa Kebangsaan di Monas dengan penuh kekhusyukan,” tegasnya.
Doa-doa yang dipanjatkan dari pusat ibu kota diharapkan mampu menjadi energi positif bagi ketahanan nasional. Dengan demikian, cita-cita Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat, adil, serta makmur dapat segera terwujud nyata.
Rute Perjalanan dan Jadwal Ketat Rombongan
Sesuai dengan agenda resmi yang telah disusun, rombongan diberangkatkan pada pagi hari menuju ibu kota. Sebelum memasuki kawasan Jakarta, para peserta dijadwalkan singgah sebentar di Rest Area KM 72.
Di tempat istirahat tersebut, rombongan melaksanakan ibadah salat, makan siang, dan meregangkan otot sejenak. Setelah itu, perjalanan langsung dilanjutkan menuju titik utama di kawasan Monumen Nasional (Monas).
Setibanya di lokasi, seluruh peserta bergabung dalam barisan besar untuk mengikuti rangkaian acara inti. Acara akbar tersebut dijadwalkan berlangsung khidmat mulai pukul 17.00 hingga 21.30 WIB.
Perjalanan Pulang dan Doa Bersama di Jalan
Usai rangkaian acara tuntas, rombongan dijadwalkan langsung bertolak kembali ke Kabupaten Ciamis pada malam hari. Perjalanan malam ini tentu memerlukan pengawalan serta kewaspadaan tinggi dari seluruh panitia yang bertugas.
Sebagai langkah pemulihan tenaga, bus rombongan akan melakukan transit kembali di Rest Area KM 88. Selain itu, para peserta juga dijadwalkan melaksanakan ibadah salat Subuh berjemaah di Rumah Makan SR Cihaubeuti.
Berdasarkan estimasi waktu perjalanan darat, seluruh rombongan diperkirakan tiba kembali di Kabupaten Ciamis pada pukul 06.00 hingga 07.00 pagi. Asep mendoakan agar seluruh rangkaian perjalanan pulang pergi ini senantiasa diberi kelancaran dan keselamatan tanpa kurang suatu apa pun.
“Semoga Allah SWT senantiasa menjaga seluruh ASN Kemenag Ciamis ikuti Dzikir dan Doa Kebangsaan di Monas hingga kembali ke rumah masing-masing,” pungkas Asep menutup keterangannya. (Ayu/CN/Djavatoday)

