Sempat Selamatkan Keluarga, Jejen Lolos dari Reruntuhan Rumahnya yang Ambruk Diguyur Hujan di Ciamis

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Hujan deras yang mengguyur wilayah Baregbeg pada Selasa (18/11/2025) malam menyebabkan rumah milik Jejen (43), warga Dusun Ciwahangan Blok Karangbakti RT 01 RW 07, ambruk sekitar pukul 23.00 WIB. Bangunan berukuran 6 x 8 meter itu runtuh setelah bagian dinding kamar yang sudah rapuh tak mampu lagi menahan guncangan dan curah hujan tinggi.

Meski rumahnya mengalami kerusakan cukup parah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Jejen, istrinya, serta dua anaknya berhasil keluar rumah sebelum dinding bangunan roboh.

Jejen menceritakan bahwa sebelum bangunannya rubuh, ia merasakan adanya getaran seperti gempa kecil. Menyadari ada tanda bahaya, ia langsung menggendong kedua anaknya dan meminta istrinya segera keluar.

“Alhamdulillah kami masih bisa menyelamatkan diri sebelum tembok kamar itu jatuh,” tuturnya.

Beberapa saat setelah keluarga itu berada di luar rumah, dinding bagian samping hingga belakang ambruk dan memenuhi area kamar dengan reruntuhan material.

Untuk menghindari risiko lanjutan, keluarga Jejen sementara waktu mengungsi ke rumah orang tuanya yang berada tidak jauh dari lokasi. Di wilayah Baregbeg, hujan masih turun dengan intensitas cukup tinggi dan cuaca kembali mendung yang berpotensi menimbulkan kejadian susulan.

Pemerintah Desa Baregbeg telah menyampaikan laporan kejadian ini kepada Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Ciamis untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kepala Dusun Ciwahangan, Astri, mengatakan bahwa pihaknya langsung mengecek lokasi dan memastikan tidak ada warga yang tetap berada di rumah terdampak.

“Kami memastikan keluarga terdampak dalam kondisi aman dan sudah dipindahkan ke tempat yang lebih layak. Laporan juga sudah kami sampaikan ke dinas terkait agar segera ditindaklanjuti,” jelasnya.

Ia juga meminta ketua RT dan warga setempat untuk melakukan gotong royong pembersihan awal serta pengamanan area.

Astri menekankan perlunya penanganan lanjutan terhadap kondisi rumah yang sudah tidak layak huni tersebut. “Kami mendorong agar ada program rehabilitasi supaya keluarga ini bisa kembali tinggal dengan aman,” katanya.

Selain penanganan terhadap korban, pemerintah desa juga terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem. Langkah mitigasi dan pemantauan kondisi rumah-rumah warga menjadi prioritas untuk mengurangi risiko kejadian serupa. (Andra/CN/Djavatoday)

Polsek Cisaga dan BPBD Ciamis Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Sidamulya

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Terik musim kemarau yang melanda kawasan Kabupaten Ciamis membawa dampak cukup berat bagi warga Dusun Pasirpeuteuy, Desa Sidamulya. Pasokan air yang...

Jembatan Perintis Garuda Penghubung Sidaharja-Kutawaringin Ciamis Diresmikan, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Wajah baru akses penghubung antara Desa Sidaharja, Kecamatan Pamarican, dan Desa Kutawaringin, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, kini mulai dirasakan masyarakat. Jembatan...

Bupati Ciamis Dorong Lansia Tetap Aktif dan Berkontribusi di Tengah Masyarakat

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menegaskan bahwa lanjut usia (lansia) bukan hanya kelompok masyarakat yang perlu mendapat perhatian. Menurutnya, para lansia juga...

Sarang Tawon Vespa Bersarang di Plafon Rumah Warga Cikoneng Ciamis Dievakuasi Damkar

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciamis mengevakuasi sarang tawon Vespa yang berada di plafon rumah warga di Dusun Kulon, Desa Cimari, Kecamatan...

Terbaru