Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Semangat olahraga kembali menggema di Kabupaten Ciamis. Dalam rangka menyongsong ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XIV tahun 2025 dan Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) menggelar seleksi atlet cabang olahraga tinju yang dirangkaikan dengan semi kejuaraan lintas kabupaten/kota se-Jawa Barat.
Kegiatan berlangsung di Bale Reka Paminton, Kawali, bertepatan dengan momentum Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-383, menambah semarak sekaligus menjadi ajang pemanasan bagi para petinju muda. Tak hanya atlet lokal, peserta dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Barat turut ambil bagian, membawa semangat kompetitif dalam suasana kekeluargaan.
Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Disbudpora Ciamis, R. Ega Anggara Al Kautsar, SH., MM., didampingi Kepala Bidang Keolahragaan, Erwin Firwansyah, S.IP., M.Si., serta Ketua KONI Ciamis, H. Endang Sutrisna. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan olahraga, khususnya di cabang tinju.
Dalam sambutannya, Ega menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi para atlet muda. Menurutnya, ajang ini bukan hanya untuk seleksi, tapi juga menjadi panggung pembuktian potensi para petinju.
“Kegiatan ini adalah langkah awal menuju prestasi. Seleksi dan kompetisi harus berjalan seiring demi melahirkan atlet yang tidak hanya siap bersaing, tapi juga membawa nama harum Ciamis di tingkat provinsi hingga nasional,” ujarnya.
Acara ini digagas oleh Pengurus Cabang Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Ciamis, yang konsisten membina generasi muda berbakat. Pertandingan demi pertandingan yang digelar mendapat sorakan meriah dari warga sekitar yang memadati arena, membuktikan bahwa olahraga masih menjadi magnet kebersamaan di tengah masyarakat.
Diharapkan dari ajang ini akan lahir petinju-petinju tangguh yang kelak mengharumkan nama Kabupaten Ciamis di kancah yang lebih luas. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini menjadi refleksi semangat gotong royong antara pemerintah, organisasi olahraga, dan masyarakat dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berprestasi. (Ayu/CN/Djavatoday)

