Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Ciamis–Sindangkasih, tepatnya di Dusun Margaluyu, Desa Margaluyu, Kecamatan Cikoneng, pada Jumat (22/8/2025) sekitar pukul 13.30 WIB. Insiden ini melibatkan dua sepeda motor dan mengakibatkan seorang pelajar berusia 13 tahun mengalami luka serius.
Kecelakaan bermula ketika motor Yamaha Mio bernopol Z 4444 LI yang dikendarai Rizal (13), pelajar asal Desa Margaluyu, hendak berbelok menuju SPBU dari arah barat. Pada saat bersamaan, dari arah timur melaju motor Yamaha Vixion bernopol Z 2986 PG yang dikemudikan Didik Rusdianto (47), warga Kota Tasikmalaya. Benturan keras pun tak terelakkan.
Akibat tabrakan, Rizal mengalami luka berat dan langsung dirujuk ke RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya. Sementara Didik hanya mengalami luka ringan dan mendapat perawatan di Puskesmas Sindangkasih.
Menerima laporan, personel Polsek Cikoneng bersama Unit Gakkum Satlantas Polres Ciamis segera turun ke lokasi. Polisi melakukan TPTKP (Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara), mengamankan barang bukti, memintai keterangan saksi, serta mengatur arus lalu lintas agar tidak menimbulkan kemacetan.
Kapolsek Cikoneng, Kompol Husen Sujana, S.H., M.H., menegaskan pihaknya prihatin dengan kejadian tersebut, terutama karena melibatkan pengendara di bawah umur.
“Kami menyesalkan peristiwa ini. Anak usia 13 tahun seharusnya belum boleh mengendarai motor. Kasus ini akan ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Ciamis, sekaligus menjadi pengingat bagi orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kapolres Ciamis, AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Cikoneng. Menurutnya, peran keluarga sangat penting dalam mencegah kecelakaan lalu lintas.
“Kami mengimbau para orang tua untuk tidak memberikan motor kepada anak yang belum cukup umur dan belum memiliki SIM. Kepolisian terus berupaya melakukan edukasi, namun pengawasan dari keluarga tetap menjadi kunci utama,” tegas Kapolres.
Warga sekitar mengapresiasi respons cepat aparat kepolisian. Kehadiran polisi membuat situasi di lokasi tetap terkendali dan arus lalu lintas kembali lancar.
“Polisi datang sigap, langsung mengamankan jalan. Kami harap ke depan sosialisasi ke sekolah lebih sering dilakukan, supaya anak-anak paham risikonya kalau nekat bawa motor sebelum cukup umur,” tutur Anwar, salah seorang saksi mata.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Ciamis untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Kepolisian berharap, peristiwa ini menjadi pelajaran bersama pentingnya disiplin berlalu lintas demi keselamatan di jalan raya. (Ayu/CN/Djavatoday)

