Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Ciamis. Kali ini, sasaran pelaku adalah sebuah kendaraan roda dua yang tengah terparkir di halaman salon kecantikan di Desa Kawali, Kecamatan Kawali.
Peristiwa itu terjadi di halaman Salon Rumah Ayu, tepatnya di Dusun Kawali RT 005 RW 003. Motor milik seorang warga dilaporkan hilang saat sedang diparkir di lokasi tersebut, pada pagi hari sekitar pukul 10.00 WIB.
Kapolsek Kawali, AKP Iis Yeni Idaningsih, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari korban yang merupakan warga Selamanik. Saat kejadian, korban sedang berada di Universitas Galuh, Ciamis, dan meninggalkan sepeda motornya di halaman salon tersebut.
“Korban menerima kabar dari seorang ibu rumah tangga bernama Hilda, yang menginformasikan bahwa motornya tidak lagi berada di tempat semula,” ujar AKP Iis dalam keterangan tertulis, Jumat (30/5/2025).
Mendapat laporan tersebut, korban segera menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan memastikan sendiri kondisi di lokasi. Setelah dilakukan pencarian di sekitar area parkir, kendaraan tersebut tidak ditemukan dan diduga telah dibawa kabur oleh pencuri.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, AKP Iis menduga pelaku menggunakan kunci palsu untuk membawa kabur sepeda motor jenis Honda Beat berwarna hitam milik korban. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp 15 juta.
Pihak kepolisian kini tengah mendalami kasus ini dan berupaya mengidentifikasi pelaku berdasarkan bukti dan keterangan saksi di lapangan.
“Kami masih melakukan pendalaman untuk mengungkap siapa pelaku di balik pencurian motor ini,” tegas AKP Iis.
Polsek Kawali juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap tindak kejahatan pencurian kendaraan bermotor yang belakangan marak terjadi di wilayah Ciamis.
“Kami terus melakukan patroli, termasuk ke permukiman warga. Namun, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan, salah satunya dengan mengaktifkan kembali ronda malam untuk menjaga keamanan lingkungan,” ujar AKP Iis. (Ayu/CN/Djavatoday)

