Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Persediaan Minyakita di Pasar Manis Ciamis dilaporkan kosong dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini membuat warga terpaksa beralih ke minyak goreng merek lain yang harganya lebih mahal. Meski begitu, stok minyak goreng lain, termasuk minyak curah, masih tersedia di pasaran.
Sejumlah pedagang mengaku sudah lama tidak menerima pasokan Minyakita. Yani (45), pedagang di Blok A Pasar Manis, mengatakan biasanya ia mendapatkan kiriman rutin setiap pekan.
“Biasanya seminggu sekali ada pengiriman, sekitar 50 karton. Terakhir hanya 25 karton, itu pun sudah dua minggu lalu. Setelah itu belum ada lagi,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).
Ia menduga, keterlambatan pasokan terjadi karena distribusi dari Bulog sedang difokuskan untuk program bantuan pangan. Akibatnya, stok di pasar tidak terpenuhi seperti biasanya.
Ketiadaan Minyakita juga berdampak pada kebiasaan belanja warga. Banyak pembeli yang tetap mencari produk tersebut karena harganya lebih terjangkau.
“Setiap hari pasti ada yang nanya. Biasanya selalu tersedia, sekarang kosong. Padahal harganya Rp31.700 untuk 2 liter, atau Rp15.700 per liter,” kata Yani.
Menanggapi kondisi ini, Ketua Satgas Pangan Ciamis, AKP Carsono, membenarkan adanya keterbatasan pasokan. Ia menyebut, sebagian stok Minyakita saat ini dialihkan untuk penyaluran bantuan pangan di wilayah Ciamis.
“Dari hasil koordinasi dengan Bulog, saat ini distribusi difokuskan untuk program bantuan pangan, sehingga stok di pasar berkurang,” jelasnya.
Untuk mengatasi hal tersebut, Satgas Pangan bersama pemerintah daerah akan melakukan langkah lanjutan, termasuk koordinasi dengan Bulog agar distribusi kembali normal. Pengawasan di lapangan juga akan diperketat untuk mencegah praktik penimbunan dan permainan harga.
“Kami akan terus memantau dan mengambil tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran,” tegas Carsono. (Ayu/CN/Djavatoday)

