Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Warga Desa Cikupa, Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis, masih menunggu realisasi janji Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terkait penggantian domba yang dimangsa macan tutul dari Gunung Sawal.
Janji tersebut diungkapkan Dedi Mulyadi melalui kanal YouTube-nya saat berbincang dengan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya. Ia berkomitmen untuk mengganti ternak warga usai dilantik sebagai gubernur. Namun hingga akhir April 2025—dua bulan setelah pelantikannya—belum ada kejelasan.
“Pendataan dan pengajuan sudah dilakukan. Warga berharap janji itu ditepati,” kata Dodi, Kasi Ekonomi dan Pembangunan Desa Cikupa, Selasa (29/4/2025).
Menurut Dodi, Dinas Peternakan Ciamis sebelumnya telah mengunjungi desa dan meminta data domba yang menjadi korban. Pemerintah desa kemudian menghimpun informasi dari para kepala dusun.
Hasil pendataan mencatat total 30 ekor domba milik 12 peternak dimangsa macan tutul dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa di antaranya merupakan bantuan dari Pemprov Jabar. Berkas pengajuan, termasuk fotokopi KTP pemilik, telah dikirimkan ke dinas terkait.
Sebagian warga kini memilih berhenti beternak karena trauma. Sementara yang masih bertahan memindahkan kandang lebih dekat ke pemukiman untuk menghindari serangan.
“Macan terakhir kali turun pertengahan 2024. Sejak itu belum ada kejadian lagi,” ujar Dodi.
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Ciamis, Giyatno, memastikan usulan penggantian ternak sudah diajukan ke Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jawa Barat.
“Sedang dalam proses. Kami sudah sampaikan ke provinsi,” katanya singkat.
Warga berharap janji itu segera direalisasikan. Bagi mereka, domba bukan sekadar hewan ternak, tapi sumber utama penghidupan. (Ayu/CN/Djavatoday)

