Masih Banyak Perangkat Desa di Ciamis Kesulitan Kelola Dana Desa

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Masih banyak perangkat desa di Ciamis yang mengalami kesulitan dalam mengelola Dana Desa. Hal tersebut dikataka Kasi Intel Kejaksaan Negeri Ciamis Femi Irvan Nasution Kamis (28/1/2021).

Kejaksaan Negeri Ciamis sendiri memiliki sejumlah program upaya preventif melalui sosialisasi, salahsatunya program Jaga Desa. Dengan bentuk kegiatan sosialisasi terpusat kepada perangkat Desa.

“Kita sering melakukan sosialisasi kepada perangkat Desa. Dilakukan di tiap Kecamatan, jadi kita undang para perangkat Desa terpusat di teritorial satu Kecamatan,” kata Femi.

Kegiatan dilakukan sebagai bentuk jemput bola dari Kejari Ciamis. Untuk menghilangkan paradigma menyeramkan di Kejaksaan Negeri Ciamis di mata perangkat Desa.

“Kita ingin merangkul semua element masyarakat. Dalam hal ini kita ingin memberitahu bahwa tidak ada yang perlu ditakuti untuk berkonsultasi kepada kami. Kita sangat terbuka,” tegasnya.

Sejauh ini, Femi mengaku, antusiasme perangkat desa sangat positif. Kendala yang banyak ditemukan memang dalam hal pengelolaan Dana Desa.

“Mohon maaf, memang banyak ketakuan yang dialami para perangkat Desa di Ciamis. Seperti dalam hal pelaksanaan kontrak kerja, ditambah tekanan-tekanan dari para oknum yang menjerumuskan kepada penyalahgunaan anggaran,” paparnya.

Femi menerangkan, selama pendemi program jaga Desa terhambat. Banyak perangkat Desa antusias mengikuti sosialisasi Kejari, namun kondisi tidak memungkinkan.

“Pendemi Covid19 ini membuat kita harus membatasi jumlah peserta dalam sosialisasi. Jadi sedikit terhambat, banyak perangkat Desa yang antusias ingin ikut serta, namun kita harus membatasi jumlah peserta,” pungkasnya.

Kerja Perangkat Desa Di Ciamis Dimudahkan Dengan Tekhologi 4.0

Pada tahun 2020, sedikitnya sebanyak tiga Kepala Desa di Ciamis harus berurusan dengan hukum karena indikasi penyalah gunaan anggaran Desa.

Menyikapi hal tersebut, Sekretaris Asosiasi Perangkat Desa Indonesia (Apdesi) Ciamis M Abdul Haris telah merancang solusi mengenai kesuliatan kerja perangkat Desa. Tekhnologi Digital 4.0 yakni Smartboard Android dan KiosK menjadi penunjang kerja untuk mempermudah tugas perangkat Desa.

“Ditengah pendemi ini kita dituntut melebur dengan kemajuan zaman dalam hal pemanfaatan tekhnologi,” jelas Haris.

Smardboard Android akan dilengkapi fitur Internet yang memungkinkan bagi Kejaksaan mengakses langsung progres pengelolaan Dana Desa.

“Progres pendampingan pengelolaan anggaran pun dapan dilakukan secara online. Jika ingin percepatan pemulihan ekonomi dan akselerasi pembangunan, kita Perangkat Desa Ciamis harus memanfaatkan kemajuan zaman,” pungkas Haris. (MM/Djavatoday)

Patroli Gabungan Sisir Titik Rawan di Ciamis, Ini Hasilnya

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Tim gabungan yang terdiri dari Polres Ciamis, TNI, dan Satpol PP menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) skala besar pada Sabtu...

Bocah 7 Tahun Meninggal Tenggelam di Bendung Manganti Ciamis

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Libur akhir pekan di Bendung Manganti, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, berujung duka. Seorang bocah berusia 7 tahun bernama Kevin meninggal dunia...

Rakerda DPD PAN Ciamis Persiapan Pemilu 2029: Naikkan Target 10 Kursi DPRD dan Siapkan Kader untuk Posisi Wakil Bupati

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional Kabupaten Ciamis menggelar ajang Rakerda DPD PAN Ciamis Persiapan Pemilu 2029 pada Minggu, 26 Juli...

Sebanyak 568 Mahasiswa Unigal Siap Jalani KKN di Pangandaran, Usung Pembangunan Desa Berbasis Konservasi dan Budaya

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Universitas Galuh (Unigal) mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode II Tahun Akademik 2025/2026. Sebanyak 568 mahasiswa mengikuti pembekalan...

Terbaru