Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Aksi pencurian kembali terjadi di wilayah Kabupaten Ciamis. Sebuah warung milik warga Dusun Ciwahangan, Desa Baregbeg, Kecamatan Baregbeg, dibobol maling pada Kamis (24/4/2025) dini hari sekitar pukul 04.30 WIB.
Pelaku berhasil menggondol satu unit sepeda motor Honda Beat berwarna hitam dengan nomor polisi Z 5878 TAV yang disimpan di dalam warung. Motor tersebut milik Yuni Nuraspiani, warga setempat.
Tak hanya itu, pencuri juga menggasak puluhan bungkus rokok dari berbagai merek dan sebuah tas berisi STNK serta dokumen penting lainnya. Total kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Menurut keterangan sejumlah warga, pelaku melancarkan aksinya dengan sangat cepat dan tenang. Dalam hitungan detik, pintu warung di Baregbeg berhasil dibobol tanpa menimbulkan kecurigaan.
Fahmi, salah satu warga, mengaku sempat melintas di depan warung sebelum kejadian. Saat itu, kondisi warung masih terlihat normal.
“Saya lewat sekitar pukul 04.00 WIB saat hendak ke masjid untuk salat Subuh. Lampu warung masih menyala dan pintu tertutup rapat, tidak ada tanda-tanda mencurigakan,” ungkapnya.
Namun setengah jam kemudian, saat ia kembali dari masjid, suasana sudah berubah.
“Tiba-tiba heboh, katanya warung milik Teh Yuni dibobol maling. Motornya hilang, rokok-rokok di lemari juga raib,” tambah Fahmi.
Hal senada disampaikan Mas Karyo, tetangga korban, yang merasa janggal saat hendak membuka warung miliknya.
“Saya kaget karena warung Yuni sudah terbuka padahal biasanya masih tutup di jam segitu. Lampu depan juga sudah padam. Langsung saya hubungi Yuni, dan benar saja motornya hilang,” jelasnya.
Kepala Dusun Ciwahangan, Astri, membenarkan adanya laporan pencurian tersebut. Pihaknya langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Ciamis.
“Tidak lama setelah laporan kami buat, petugas dari Polsek dan Polres langsung datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP,” ujarnya.
Kasus ini masih dalam penyelidikan kepolisian. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat malam dan dini hari. (Andra/CN/Djavatoday)

