Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Sebuah insiden pencurian laptop menimpa seorang mahasiswa di Sekretariat Klasiku Galuh, Jl. R.E. Martadinata, Desa Mekarjaya, Kecamatan Baregbeg, pada Minggu dini hari (30/11/2025). Kejadian tersebut menjadi perhatian aparat karena terjadi di lingkungan organisasi mahasiswa yang seharusnya menjadi ruang aman bagi aktivitas para pelajar.
Dadan Ramdani, mahasiswa asal Kecamatan Cijeungjing, tak pernah membayangkan bahwa istirahat sejenak di sekretariat justru berujung kehilangan barang berharganya. Ketika terbangun sekitar pukul 04.30 WIB, ia mendapati tas tempat penyimpanan laptop miliknya telah kosong. Laptop Asus VivoBook warna hitam yang diletakkan dengan aman sebelum ia tertidur hilang tanpa jejak.
Peristiwa itu segera dilaporkan, dan tak lama kemudian tim gabungan Polres Ciamis bergerak menuju lokasi. Personel dari PAMAPTA III, Piket Reskrim, INAFIS, serta anggota piket fungsi menyisir sekretariat tersebut. Pemeriksaan dipimpin oleh IPDA Anggi Aulia Pratiwi, S.H., yang memastikan olah TKP dilakukan secara menyeluruh.
Dari hasil pendataan awal, dugaan sementara mengarah pada celah keamanan lantaran ruangan dalam kondisi tidak terkunci. Polisi kemudian meminta keterangan korban serta dua rekannya, Eva Mustofa dan Sultan, yang sama-sama berada di lokasi. Kesaksian mereka menjadi bahan penting untuk menelusuri aktivitas di sekitar sekretariat sebelum pencurian disadari.
Dalam proses olah TKP, petugas meneliti akses yang mungkin digunakan pelaku, kondisi pintu, hingga area luar sekretariat. Tim INAFIS juga mendokumentasikan sejumlah bagian ruangan dan mengamankan beberapa objek yang dinilai dapat membantu proses penyelidikan.
IPDA Anggi menegaskan bahwa setiap laporan pencurian, khususnya yang berkaitan dengan lingkungan pendidikan, menjadi perhatian serius Polres Ciamis.
“Kami memastikan penanganan yang cepat dan profesional. Keamanan mahasiswa dan pelajar adalah prioritas, sehingga setiap laporan akan kami tindaklanjuti dengan prosedur yang cermat,” ujarnya.
Ia juga meminta agar organisasi mahasiswa maupun lembaga pendidikan meningkatkan pengamanan ruang-ruang aktivitas yang berpotensi menjadi sasaran tindak kriminal.
Respons cepat Polres Ciamis disambut baik masyarakat Baregbeg. Mereka berharap pengungkapan kasus dapat dilakukan secepatnya, mengingat fasilitas pendidikan seharusnya menjadi tempat yang aman bagi para pelajar dan mahasiswa untuk beraktivitas.
Polres Ciamis memastikan bahwa penyelidikan masih terus berlangsung hingga pelaku berhasil ditemukan dan hak korban dipulihkan. Selama proses pengecekan, situasi di lokasi tetap terkendali dan tidak menimbulkan gangguan keamanan. (Ayu/CN/Djavatoday)

