Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kepulan asap tiba-tiba membubung dari lahan kosong milik desa di wilayah Desa Banagara Raya, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Senin (21/9/2026) siang. Api dengan cepat membesar dan membakar rerumputan di lahan tersebut.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 12.15 WIB itu pertama kali diketahui oleh Agus, seorang pegawai SPBU berusia 60 tahun. Melihat api semakin membesar, Agus kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciamis pada pukul 12.23 WIB.
Petugas UPTD Damkar Mako Ciamis langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Dari hasil pendataan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 50 meter persegi.
Kabid Damkar Dinas Satpol PP Ciamis Budi Rahmat mengatakan, kebakaran tersebut diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah di sekitar lahan.
“Dugaan sementara kebakaran terjadi akibat pembakaran sampah. Api kemudian membesar dan merambat ke lahan yang banyak ditumbuhi rumput kering,” ujar Budi.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman di area yang terbakar. Petugas juga menyisir bagian sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada bara api yang masih menyala dan berpotensi memicu kebakaran kembali.
“Petugas langsung melakukan pemadaman dan setelah api berhasil dikendalikan dilakukan pengecekan secara menyeluruh. Kami pastikan tidak ada lagi titik api maupun bara yang masih menyala,” katanya.
Dalam penanganan tersebut, Damkar Ciamis juga berkoordinasi dengan BPBD Ciamis, Babinsa, Babinmas, aparat desa serta warga setempat.
Petugas mengerahkan satu unit kendaraan pancar Z 8162 T dan satu unit kendaraan supply Z 8450 T untuk mendukung proses pemadaman dan pendinginan.
Budi mengatakan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara kerugian akibat kebakaran belum ditaksir karena objek yang terbakar berupa lahan kosong milik desa.
“Alhamdulillah tidak ada korban dalam kejadian ini. Setelah dilakukan pemadaman dan observasi, situasi di lokasi dinyatakan aman,” ungkapnya.
Selain melakukan pemadaman, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat yang berada di sekitar lokasi. Warga diingatkan agar lebih berhati-hati ketika membakar sampah, terutama saat kondisi lahan dan rerumputan kering.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak sembarangan melakukan pembakaran sampah, apalagi ketika kondisi cuaca kering dan angin cukup mudah membawa api. Api kecil bisa dengan cepat membesar dan merambat ke area lainnya,” tutur Budi.
Petugas juga menyosialisasikan nomor darurat Pemadam Kebakaran Kabupaten Ciamis kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan jika terjadi kebakaran maupun kondisi darurat lainnya.
Setelah memastikan kondisi di tempat kejadian perkara (TKP) aman, petugas menyelesaikan pendataan dan dokumentasi sebagai bahan laporan. Sekitar pukul 16.00 WIB, seluruh proses penanganan dinyatakan selesai dan petugas kembali ke UPTD Mako Ciamis untuk melanjutkan piket kesiapsiagaan. (Ayu/CN/Djavatoday)

