Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Suasana tenang malam Ramadan di Dusun Sukahurip, Desa Sukasari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, mendadak berubah tegang. Seekor ular king kobra ditemukan berada di dalam dapur rumah warga pada Selasa (10/3/2026) malam.
Ular berbisa itu muncul di rumah milik Julaeha (51). Awalnya ia mendengar suara berisik dari arah dapur saat berada di dalam rumah. Karena penasaran, Julaeha kemudian mencoba memeriksa sumber suara tersebut.
Namun ia terkejut ketika melihat seekor ular besar berwarna gelap bersembunyi di bawah tumpukan kardus. Setelah dikenali, ular tersebut ternyata jenis king kobra yang dikenal sangat berbisa.
Merasa khawatir keselamatan keluarganya terancam, Julaeha segera menghubungi petugas Pos WMK Damkar Banjarsari untuk meminta bantuan.
Kepala Bidang Damkar Dinas Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat, membenarkan adanya laporan penemuan ular berbisa di rumah warga tersebut. Menurutnya, petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga.
“Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 22.10 WIB dan langsung melakukan evakuasi. Ular king kobra dengan panjang kurang lebih 1,5 meter ditemukan bersembunyi di bawah tumpukan kardus di dapur rumah,” ujar Budi, Rabu (11/3/2026).
Proses penanganan dilakukan dengan sangat hati-hati mengingat ular tersebut termasuk salah satu jenis ular paling berbisa di dunia, yakni king kobra (Ophiophagus hannah).
“Evakuasi berlangsung sekitar 20 menit. Alhamdulillah ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban,” jelasnya.
Budi menambahkan, kemunculan ular berbisa di kawasan permukiman warga sebenarnya bukan hal yang jarang terjadi, terutama saat musim pancaroba. Perubahan cuaca serta aktivitas manusia di sekitar habitat alami sering membuat satwa liar keluar dari tempat asalnya.
“Biasanya ular mencari tempat yang hangat atau sumber makanan, sehingga terkadang masuk ke area permukiman,” katanya.
Karena itu, pihaknya mengingatkan masyarakat agar tetap waspada, khususnya bagi warga yang tinggal di dekat kebun, sawah, atau area semak-semak yang berpotensi menjadi habitat ular.
“Jika menemukan hewan berbahaya seperti ular, jangan mencoba menangani sendiri. Segera laporkan kepada petugas Damkar agar bisa ditangani dengan aman,” imbaunya.
Saat ini ular king kobra tersebut sudah diamankan oleh petugas. Meski tidak ada korban dalam kejadian itu, kemunculan ular berbisa di tengah permukiman sempat membuat warga sekitar resah. Dalam beberapa waktu terakhir, laporan kemunculan ular di sejumlah wilayah Ciamis juga beberapa kali terjadi. (Ay/CN/Djavatoday)

