Keseruan Anak-anak Berburu Layangan Putus di Ciamis, Menyusuri Sawah hingga Kolam

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Anak-anak berburu layangan putus di Ciamis masih menjadi pemandangan yang mudah ditemukan saat musim kemarau tiba. Di tengah maraknya penggunaan gawai dan media sosial, puluhan anak di Blok Rancatunjung, Dusun Majalaya, Desa Imbanagara Raya, Kecamatan Ciamis, justru menghabiskan waktu sore mereka dengan berlari menyusuri sawah, kolam, dan jalan setapak demi mengejar layangan yang putus terbawa angin.

Pemandangan itu terlihat hampir setiap sore. Begitu sebuah layangan terlepas dari benangnya dan melayang bebas di udara, anak-anak langsung berhamburan keluar. Mata mereka tertuju ke langit, berusaha menebak ke mana arah jatuhnya layangan tersebut.

Sore itu, suasana yang semula tenang mendadak berubah ramai. Teriakan anak-anak terdengar bersahutan dari area persawahan menuju permukiman warga.

Mereka berlari secepat mungkin sambil terus memantau pergerakan layangan yang sesekali berubah arah karena hembusan angin musim kemarau.

Di beberapa titik, anak-anak tampak bersiaga. Ada yang menunggu di dekat kolam ikan, sementara lainnya menyusuri pematang sawah yang sempit.

Mereka saling memberi informasi mengenai posisi layangan. Tidak jarang terdengar teriakan yang menunjukkan arah terbang layangan agar teman-temannya tidak kehilangan jejak.

Fenomena anak-anak berburu layangan putus di Ciamis ternyata bukan hal baru. Aktivitas tersebut sudah menjadi bagian dari permainan musim kemarau yang diwariskan secara turun-temurun.

Anak-anak Berburu Layangan Putus di Ciamis Jadi Permainan Favorit Musim Kemarau

Hamparan sawah yang luas di kawasan Rancatunjung menjadi lokasi ideal bagi anak-anak untuk bermain layangan.

Selain memiliki ruang terbuka yang cukup luas, kawasan tersebut juga dikenal memiliki hembusan angin yang relatif stabil saat musim kemarau berlangsung.

Kondisi itulah yang membuat banyak layangan diterbangkan setiap sore. Akibatnya, layangan putus pun sering muncul dan menjadi buruan anak-anak.

Salah seorang bocah yang ikut berburu layangan, Ubeng, mengaku hampir setiap hari ikut mengejar layangan putus bersama teman-temannya.

“Nuju moro langlayangan pegat,” ujarnya sambil tersenyum.

Meski baru berhasil mendapatkan satu layangan dalam beberapa hari terakhir, hal itu tidak mengurangi semangatnya untuk terus berburu.

Menurutnya, keseruan permainan tersebut bukan hanya terletak pada hasil akhirnya, tetapi juga pada proses saat mengejarnya.

“Sebetulnya bukan karena tidak punya layangan. Yang seru itu pas ngejarnya bareng teman-teman. Kalau berhasil dapat rasanya senang sekali,” katanya.

Kegembiraan yang sama juga dirasakan anak-anak lainnya. Mereka rela berlari cukup jauh hanya untuk mengejar layangan yang belum tentu berhasil didapatkan.

Menyusuri Sawah dan Kolam Demi Sebuah Layangan

Saat ditemui di lokasi, seorang anak terlihat membawa bambu panjang. Alat sederhana itu biasa digunakan untuk mengambil layangan yang tersangkut di pohon atau jatuh ke kolam.

Namun sore itu keberuntungan belum berpihak kepada mereka. Layangan yang dikejar akhirnya tercebur ke kolam ikan dan sulit dijangkau.

Meski sempat kecewa, ekspresi sedih hanya terlihat beberapa saat. Tak lama kemudian mereka kembali berkumpul dan menunggu layangan putus berikutnya.

Fenomena anak-anak berburu layangan putus di Ciamis menunjukkan bahwa permainan tradisional masih memiliki tempat tersendiri di hati anak-anak.

Di sisi lain, aktivitas tersebut juga menjadi sarana interaksi sosial yang semakin jarang ditemukan saat ini.

Acep, salah seorang anak yang ikut berburu, mengaku bagian paling menyenangkan justru saat berlari bersama teman-temannya.

“Kadang layangannya jauh, tapi tetap dikejar. Seru kalau bisa dapat. Apalagi kalau sama-sama lari dengan teman-teman. Tapi harus tetap hati-hati,” ujarnya.

Menurutnya, layangan putus sering kali jatuh di lokasi yang tidak terduga sehingga membuat permainan menjadi lebih menantang.

Tradisi Masa Kecil yang Masih Bertahan

Di tengah perkembangan teknologi digital, pemandangan anak-anak bermain di luar rumah kini semakin sulit ditemukan.

Banyak anak lebih memilih menghabiskan waktu dengan telepon genggam, permainan daring, atau media sosial.

Namun berbeda dengan yang terjadi di kawasan Rancatunjung. Di sana, anak-anak berburu layangan putus di Ciamis masih menjadi tradisi yang bertahan hingga sekarang.

Permainan sederhana tersebut menghadirkan pengalaman yang sulit digantikan teknologi. Ada rasa penasaran, kerja sama, persaingan sehat, hingga kegembiraan saat berhasil mendapatkan layangan.

Selain itu, aktivitas tersebut membuat anak-anak lebih aktif bergerak dan berinteraksi secara langsung dengan teman sebaya.

Baca Juga: Warga Karangampel Ciamis yang Menantikan Musim Kemarau


Bagi sebagian orang dewasa, pemandangan anak-anak berburu layangan putus di Ciamis mungkin menghadirkan nostalgia masa kecil yang mulai terlupakan. Sementara bagi anak-anak yang menjalaninya hari ini, permainan itu menjadi cerita sederhana yang kelak akan mereka kenang sepanjang hidup. (Ayu/CN/Djavatoday)

Investasi Tahu Bulat hingga Ojek, Pria Asal Ciamis Tipu Belasan Orang

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Satreskrim Polres Ciamis mengungkap dugaan penipuan dan penggelapan bermodus investasi tahu bulat hingga usaha ojek sepeda motor. Seorang pria berinisial AS...

Hari Santri 2026, Bupati Herdiat Ajak Santri Ciamis Jadi Pelopor Persatuan dan Penggerak Ekonomi

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengajak para santri menjadi pelopor persatuan, penggerak ekonomi masyarakat, serta ikut menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, santri memiliki...

Lupa Bawa Kunci, Karyawan Alfamart di Ciamis Minta Bantuan Damkar Buka Rolling Door

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ciamis membantu membuka pintu rolling door Alfamart di Jalan Taman Makam Pahlawan, tepat di depan Perumahan...

PEPATAH MANIS Hadir di Sukamantri, 58 Layanan Publik Didekatkan ke Warga

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Pemerintah Kabupaten Ciamis menghadirkan 58 jenis layanan publik dari 23 unit penyelenggara pelayanan dalam program Pelayanan Terpadu Pemerintah untuk Masyarakat Ciamis...

Terbaru