Rabu, Oktober 27, 2021

Kejari Ciamis Gelar Vaksinasi, Peduli Kesehatan Masyarakat

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 dan percepatan pemberian vaksin, Kejari Ciamis Gelar vaksinasi warga dan keluarga kejaksaan pada Rabu (14 Juli 2021).

Kepala Kejari Ciamis Yuyun Wahyudi mengatakan, vaksinasi massal ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Adhyaksa. Sebagai salah satu garda terdepan dalam mengatasi pandemi COVID-19, Kejari Ciamis juga menggelar kegiatan tersebut.

Baca juga:

“Kami peduli dengan vaksinasi. Target dari acara vaksinasi ini adalah kurang dari 100 orang, karena untuk mencegah kerumunan orang berkumpul,” katanya.

Kejari Ciamis akan gelar vaksinasi tidak hanya sekali, tetapi akan dilakukan lagi ketika kondisinya memungkinkan.

Dalam vaksinasi massal ini, setidaknya sudah ada 60 peserta yang mendaftar. Terdiri dari keluarga jaksa agung dan masyarakat serta lansia di atas 18 tahun.

“Hal ini menunjukkan bahwa kejaksaan peduli terhadap kesehatan masyarakat khususnya dalam pencegahan penyebaran COVID-19. Ini ikhtiar kita, untuk hasil tentunya datang dari Yang Maha Kuasa,” ujarnya.

Kejari Ciamis juga berkomitmen untuk menangani pandemi COVID-19. Salah satunya dengan menggunakan mobil woro-woro untuk mensosialisasikan pasal-pasal tentang pelanggaran PPKM darurat. Sehingga masyarakat dapat memahami dan menerapkan protokol kesehatan.

“Kejaksaan berada di garda terdepan, jadi melalui vaksinasi ini kita berharap masyarakat Ciamis sehat. Ikuti prosedur kebersihan dan patuhi aturan darurat PPKM. Masyarakat sehat di tanah air kuat,” ujarnya. dijelaskan.

Sementara itu, Bayu Yudiawan, Kepala P2P Ciamis, mengatakan vaksinasi di Ciamis masih terkendala dengan terbatasnya pasokan vaksin dari pusat.

Dilihat dari target 1,2 juta warga Ciamis yang harus divaksinasi, saat ini baru 9% atau sekitar 90.000 orang. Artinya kondisi tersebut masih jauh dari target.

“Untuk para vaksinator sebenarnya kami sudah siap, bahkan dalam waktu seminggu bisa memvaksinasi 10.000 orang. Kendalanya hanya terbatasnya pasokan vaksin saja,” jelasnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

ARTIKEL TERKAIT

BERITA TERBARU