Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Musibah kebakaran terjadi di wilayah Lingkungan Cimanggu, Kelurahan Linggasari, Kecamatan Ciamis, pada Selasa malam (14/10/2025). Peristiwa tersebut menimpa rumah milik Handiyana (33), seorang pedagang setempat. Api diduga muncul akibat kebocoran pada selang regulator gas elpiji.
Kabid Damkar Dinas Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima oleh petugas UPTD Damkar Ciamis pada pukul 19.08 WIB. Tim pemadam langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
“Begitu laporan kami terima, satu unit armada pemadam dengan empat personel segera diberangkatkan. Dalam waktu lima menit, petugas sudah tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan,” ujar Budi, Rabu (15/10/2025).
Dari hasil penelusuran petugas, kebakaran bermula ketika pemilik rumah sedang mengganti tabung gas elpiji 3 kilogram di dapur. Saat itu, satu kompor masih dalam kondisi menyala, sementara tabung lain sedang diganti.
“Ketika proses penggantian, terjadi kebocoran pada regulator, sehingga gas yang keluar langsung tersambar api dari kompor yang menyala. Api cepat membesar dan membakar sebagian dapur,” jelas Budi.
Pemilik rumah yang panik segera menghubungi Damkar Ciamis melalui panggilan darurat. Beruntung, petugas tiba tepat waktu sehingga api tidak menjalar ke ruangan lain.
Tim pemadam tiba di lokasi pukul 19.13 WIB dan berhasil memadamkan api sepenuhnya sekitar 19.25 WIB. Area dapur berukuran 4 x 3 meter sempat terbakar, dari total luas bangunan 11 x 7 meter.
“Total kerugian materi diperkirakan sekitar Rp 2 juta. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini,” kata Budi.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan observasi menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa, sekaligus pendataan dan pelaporan resmi kepada pimpinan.
Budi mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat menggunakan peralatan gas elpiji, terutama ketika mengganti tabung. Menurutnya, kebanyakan kebakaran rumah tangga terjadi karena kelalaian kecil yang tidak disadari, seperti kebocoran regulator atau selang gas yang sudah aus.
“Sebelum mengganti tabung gas, pastikan semua api di dapur sudah benar-benar mati. Periksa juga selang dan regulator agar tidak bocor,” pesannya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak panik ketika menghadapi kebakaran kecil, dan segera menghubungi nomor darurat 112 atau UPTD Damkar Ciamis agar bisa ditangani dengan cepat.
“Respon cepat kami hanya bisa maksimal kalau laporan segera masuk. Karena itu, simpan nomor darurat dan hubungi kami segera jika terjadi hal serupa,” tegas Budi Rahmat.
UPTD Damkar Ciamis kini terus memperkuat pelayanan darurat kepada masyarakat dengan sistem siaga 24 jam di berbagai pos wilayah. Petugas juga rutin melakukan sosialisasi pencegahan kebakaran ke permukiman warga.
“Kesadaran masyarakat menjadi faktor utama dalam pencegahan kebakaran. Kami siap membantu, tapi lebih baik kalau kebakaran bisa dicegah sejak awal,” pungkas Budi.(Ayu/CN/Djavatoday)

