Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ciamis kembali menangani kejadian yang tidak biasa. Bukan kebakaran, kali ini petugas Mako UPTD Damkar Ciamis membantu melepaskan cincin emas yang sulit dikeluarkan dari jari seorang warga, Senin (5/10/2026).
Warga tersebut diketahui bernama Nur Aini Rahmawati (25), warga Dusun Sarayuda, RT 004/RW 007, Desa Kertaharja, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis.
Aini mendatangi Mako UPTD Damkar Ciamis sekitar pukul 14.00 WIB setelah cincin emas yang dikenakannya pada jari manis dan jari tengah tangan kiri tidak lagi bisa dilepas.
Kabid Damkar Dinas Satpol PP Ciamis Budi Rahmat mengatakan, kondisi tersebut terjadi setelah jari korban mengalami pembengkakan. Aini yang sedang hamil kemudian khawatir pembengkakan semakin parah jika cincin tetap dibiarkan.
“Awalnya cincin tersebut masih bisa dilepas. Namun karena kondisi korban sedang hamil, terjadi pembengkakan pada jari sehingga cincin menjadi sulit dikeluarkan,” ujar Budi.
Melihat kondisi tersebut, Aini kemudian memilih meminta bantuan petugas Damkar. Menurut Budi, petugas langsung melakukan penanganan dengan hati-hati agar proses pelepasan cincin tidak melukai jari korban.
“Karena khawatir jarinya semakin membengkak, korban datang ke Mako Damkar untuk meminta bantuan. Petugas kemudian melakukan evakuasi cincin dengan menggunakan peralatan yang sesuai dan prosesnya berjalan aman,” katanya.
Petugas menggunakan satu unit grinder mini untuk memotong cincin secara perlahan. Penanganan dilakukan oleh regu piket Mako UPTD Damkar Ciamis yang terdiri dari Nono Sudarsono, Ali Sadikin, Yedi Setiadi, Andi Kuswandi, Seprinda Suyatman, Hendra Gunawan, dan Tian Andiana.
Budi menuturkan, proses evakuasi berlangsung sekitar 20 menit. Pada pukul 14.20 WIB, cincin berhasil dievakuasi dan kondisi korban dinyatakan aman.
“Alhamdulillah proses pelepasan cincin berjalan lancar dan aman. Setelah cincin berhasil dilepas, petugas memastikan kondisi korban baik sebelum kembali melanjutkan piket kesiapsiagaan,” tuturnya.
Kejadian tersebut menjadi salah satu bentuk layanan penyelamatan yang dilakukan petugas Damkar. Selain menangani kebakaran, petugas juga dapat membantu masyarakat dalam kondisi darurat yang membutuhkan penanganan dengan peralatan khusus. (Ayu/CN/Djavatoday)

