Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Langkah strategis dalam pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Ciamis kembali bergulir. Kamis (24/7/2025), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Ciamis resmi dilantik untuk pertama kalinya. Prosesi berlangsung di kompleks Tourist Information Center (TIC) Ciamis, menandai babak baru dalam penguatan kelembagaan sektor wisata di Tatar Galuh.
Ketua DPC HPI Ciamis terpilih periode 2025–2030, Iwan Wahyudi, menegaskan pentingnya peran pramuwisata sebagai garda terdepan industri pariwisata. Menurutnya, pemandu wisata bukan hanya pelengkap kegiatan wisata, tetapi ujung tombak yang menentukan kesuksesan pengalaman wisatawan.
“Dengan terbentuknya DPC HPI, kami siap mendukung penuh program Dinas Pariwisata maupun BP2D, baik di tingkat kabupaten maupun desa. HPI hadir untuk memperkuat wajah pariwisata Ciamis,” ujarnya.
Pelantikan ini mendapat sambutan hangat dari Ketua HPI Jawa Barat, Asep Tantan Jauhari. Ia menyebut Ciamis sebagai cabang ke-20 yang resmi terbentuk di provinsi ini, dengan target seluruh kota/kabupaten memiliki DPC HPI pada 2026.
“Kita tidak bisa jalan sendiri. Kolaborasi adalah kunci. Bahkan superhero sekarang pun bekerja dalam tim,” kata Asep dengan nada semangat. Ia mengajak HPI Ciamis untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen kepariwisataan lainnya.
Dukungan juga datang dari Endang Haris Juandana, Ketua BP2D Ciamis. Ia menyebut pelantikan ini sebagai tonggak awal yang memperkuat kelembagaan pariwisata dan berharap HPI mampu menjadi mitra strategis dalam meningkatkan promosi serta kunjungan wisata.
“HPI dan BP2D adalah dua kekuatan yang tidak bisa dipisahkan. Kita harus membangun kolaborasi yang kuat agar potensi wisata budaya, religi, hingga sejarah di Ciamis bisa tergali maksimal,” ujarnya.
Endang menambahkan, selama ini Ciamis masih kekurangan sumber daya manusia di bidang promosi. Dengan hadirnya HPI, ia berharap terbentuk tim yang mampu membangun branding, memperkuat narasi wisata, dan menyambut wisatawan dengan keramahan khas Tatar Galuh.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Ciamis Heryan Rusyandi menilai pembentukan DPC HPI sebagai langkah penting yang sejalan dengan misi pembangunan daerah.
“Pramuwisata bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga duta yang menjaga citra daerah. Ini komponen vital dalam ekosistem pariwisata,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Ciamis, kata Heryan, akan fokus meningkatkan kompetensi pemandu wisata melalui pelatihan dan sertifikasi. HPI juga diharapkan berperan aktif dalam pengembangan desa wisata, pelaksanaan event lokal hingga regional, serta menjadi mitra dalam promosi pariwisata berkelanjutan.
“Ini awal yang baik, dengan semangat baru, kepemimpinan baru, mari kita bangun pariwisata Ciamis yang berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan,” tutup Heryan.
Pelantikan HPI menjadi momentum penting bagi Ciamis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam memajukan pariwisata daerah. Kolaborasi antar pemangku kepentingan diharapkan dapat mewujudkan destinasi wisata yang bukan hanya menarik, tetapi juga memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (Ayu/CN/Djavatoday)

