Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Festival Layang Lakbok 2025 siap kembali digelar dan akan menghiasi langit Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, pada 24–25 Oktober 2025 mendatang. Informasi tersebut dibagikan melalui akun resmi Instagram @layanglakbok.fest, yang mengumumkan kembalinya salah satu agenda budaya tahunan paling ditunggu masyarakat Ciamis ini.
Festival yang digagas dan dijalankan secara swadaya oleh masyarakat Lakbok ini telah menjadi bagian dari identitas daerah. Tidak hanya menampilkan keseruan bermain layangan, acara ini juga sarat makna dan filosofi yang menggambarkan kehidupan serta kearifan lokal masyarakat setempat.
Bagi warga Lakbok, layangan bukan sekadar permainan tradisional, melainkan simbol keseimbangan antara manusia dan alam. Gerak layangan di langit mencerminkan harapan, doa, dan semangat untuk terus menggapai cita-cita, sebagaimana kehidupan masyarakat yang bergantung pada hasil bumi dan kerja keras di sawah.
Festival ini menjadi salah satu kebanggaan bagi masyarakat Lakbok karena bisa memanfaatkan potensi dan sumber daya yang ada di lingkungan sekitar.
Tidak heran, suasana festival selalu dipenuhi antusiasme. Ribuan pengunjung dari berbagai daerah datang ke hamparan sawah Lakbok untuk menyaksikan aneka bentuk dan ukuran layangan yang terbang tinggi, berpadu dengan pemandangan hijau khas pedesaan Ciamis.
Tahun ini, tema pertanian kembali diangkat sebagai benang merah acara. Hal ini bukan tanpa alasan. Lakbok dikenal sebagai salah satu lumbung padi terbesar di Pulau Jawa, yang menjadi penopang ketahanan pangan di Kabupaten Ciamis.
Dengan mengangkat tema tersebut, Festival Layang Lakbok tidak hanya menjadi wadah pelestarian budaya, tetapi juga sarana untuk menegaskan identitas Lakbok sebagai wilayah agraris yang kaya potensi. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi warga, sekaligus meningkatkan daya tarik wisata lokal.
Festival Layang Lakbok tidak hanya menarik perhatian masyarakat lokal, tetapi juga menjadi magnet bagi perantau dan wisatawan. Bagi banyak warga Lakbok yang merantau, festival ini menjadi momen nostalgia—menghadirkan kembali kenangan masa kecil dan kehangatan suasana kampung halaman.
Tak jarang, acara ini juga menjadi destinasi wisata budaya yang unik. Pengunjung dapat menikmati pemandangan sawah yang luas, berswafoto di tengah layangan, sekaligus mengenal lebih dekat nilai-nilai tradisi masyarakat Lakbok yang menjunjung tinggi gotong royong dan kreativitas.
Kembalinya Festival Layang Lakbok 2025 menjadi momentum yang sangat dinantikan oleh masyarakat. Lebih dari sekadar hiburan, festival ini mencerminkan semangat kebersamaan, kreativitas, serta kebanggaan terhadap budaya lokal yang diwariskan turun-temurun.
Bagi yang rindu suasana pedesaan atau ingin menyaksikan keindahan budaya yang “terbang tinggi” di langit Ciamis, inilah saat yang tepat untuk datang langsung ke Lakbok. (Ayu/CN/Djavatoday)

