Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Rumah milik Aah Marpuah di Dusun Cibogor, Desa Panawangan, Kecamatan Panawangan, tampak berdiri rapuh. Beberapa bagian bangunan bahkan harus disangga bambu agar tidak roboh setelah diterpa hujan deras dan angin kencang beberapa waktu lalu.
Di rumah sederhana itu, lansia tersebut hidup dengan rasa khawatir setiap kali hujan turun. Kondisi rumahnya yang nyaris ambruk membuat aktivitas sehari-hari tak lagi nyaman.
Tak jauh dari lokasi tersebut, kondisi serupa juga dialami Lili Sadili, warga Dusun Cigobang, Desa Panawangan. Rumah panggung yang ditempatinya sudah lapuk dimakan usia. Kayu-kayu penyangga mulai rapuh dan membahayakan penghuni karena sewaktu-waktu bisa roboh.
Melihat kondisi itu, Pemerintah Kabupaten Ciamis kembali menyalurkan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) kepada warga yang membutuhkan. Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya, memberikan bantuan untuk membantu perbaikan rumah kedua warga tersebut, Rabu (13/5/2026).
Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp20 juta. Bantuan disalurkan melalui staf Bupati sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat kurang mampu yang tinggal di hunian tidak layak.
Herdiat mengatakan program Rutilahu menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan bantuan tempat tinggal yang aman dan nyaman.
“Pemerintah harus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan. Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban warga dan rumahnya segera diperbaiki agar lebih layak ditempati,” ujarnya.
Menurut Herdiat, rumah bukan hanya sekadar tempat berteduh, tetapi menjadi tempat bagi keluarga membangun rasa aman dan ketenangan dalam kehidupan sehari-hari.
“Rumah itu tempat keluarga beristirahat dan membangun kebahagiaan. Karena itu kami terus berupaya agar masyarakat memiliki hunian yang layak dan aman,” katanya.
Program bantuan Rutilahu sendiri terus digulirkan Pemkab Ciamis sebagai upaya membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat tinggal di rumah yang lebih sehat dan nyaman. Selain memperbaiki kondisi bangunan, bantuan tersebut diharapkan mampu memberi semangat baru bagi warga penerima untuk menjalani kehidupan dengan lebih tenang. (Ayu/CN/Djavatoday)

