Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Pemerintah Desa (Pemdes) Baregbeg, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, tengah berupaya meningkatkan masa tanam di lahan sawah tadah hujan melalui program pompanisasi. Upaya ini dilakukan untuk mengoptimalkan sekitar tujuh hektare sawah di Blok Cibulakan, yang selama ini hanya bergantung pada curah hujan.
Kepala Desa Baregbeg Owoy, mengatakan lahan tersebut selama ini hanya mampu ditanami padi sekali dalam setahun. Bahkan dalam kondisi tertentu tidak ditanami sama sekali akibat kekeringan.
“Dengan adanya bantuan program irigasi perpipaan dari BBWS Citanduy Kota Banjar, diharapkan sawah-sawah tadah hujan ini bisa ditanami padi hingga tiga atau empat kali dalam setahun,” ujarnya, Jumat (25/4/2025).
Saat ini, lanjut Owoy, tim dari BBWS Citanduy tengah melakukan penelitian untuk menentukan titik-titik strategis pembuatan pompa air di sekitar area persawahan.
“Alhamdulillah, proses penelitian untuk pembuatan sumur dengan sistem program pompanisasi sudah berjalan. Semoga ini dapat segera terealisasi,” jelasnya.
Ia menambahkan, bantuan tersebut sangat penting untuk mengatasi masalah kekeringan yang kerap menghantui petani Baregbeg. Sekaligus meningkatkan produktivitas hasil pertanian, khususnya tanaman padi.
“Harapan kami, produksi padi di Baregbeg bisa meningkat dengan adanya akses irigasi yang lebih baik,” tuturnya.
Selain itu, Pemdes Baregbeg kini tengah menginventarisasi sawah-sawah yang kesulitan mendapatkan aliran air. Data tersebut akan digunakan untuk merencanakan pembuatan saluran air baru dari sumber sumur dangkal atau sumur tanah.
“Kami sedang melakukan pendataan agar ke depan, solusi konkret berupa pembangunan saluran irigasi bisa segera dilakukan,” pungkas Owoy. (Andra/CN/Djavatoday)

