Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Pemerintah Kabupaten Ciamis menunjukkan komitmennya dalam mendukung suksesnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Hal itu ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Ciamis, Andang Firman Triyadi, saat membuka kegiatan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 dan Peningkatan Literasi Statistik, yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ciamis di Aula Sekretariat Daerah, Kamis (9/10/2025).
Acara ini dihadiri oleh beragam unsur, mulai dari jajaran pemerintah daerah, akademisi, asosiasi pelaku usaha, mahasiswa, hingga perwakilan instansi vertikal di Ciamis. Seluruh peserta hadir dengan satu semangat: mendukung penguatan data statistik yang akurat dan terintegrasi demi pembangunan daerah yang lebih terarah.
Dalam sambutannya, Sekda Andang Firman Triyadi menekankan bahwa data memiliki peran vital dalam menentukan arah kebijakan pembangunan. Ia menyebut, Pemkab Ciamis kini telah memiliki landasan kuat melalui Peraturan Bupati tentang “Ciamis Satu Data”, yang menjadi pijakan dalam mewujudkan tata kelola data yang berkualitas dan berkesinambungan.
“Data bukan sekadar angka, tetapi fondasi untuk merancang kebijakan yang tepat sasaran. Melalui data, kita bisa menilai capaian pembangunan, merumuskan program prioritas, serta melakukan evaluasi secara objektif,” ujar Andang.
Ia menambahkan, Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi momentum penting bagi daerah untuk memetakan kondisi perekonomian terkini, termasuk sektor-sektor potensial yang dapat dikembangkan ke depan.
Menurutnya, keberhasilan sensus ini memerlukan kolaborasi lintas sektor, terutama dukungan aktif dari pemerintah daerah hingga tingkat paling bawah.
“Sensus ini merupakan bagian dari perencanaan pembangunan berbasis bukti (evidence-based planning). Karena itu, keterlibatan semua pihak menjadi kunci keberhasilannya,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Ciamis, Ahmad Lukman, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut merupakan langkah awal dari rangkaian persiapan menuju pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.
“Sensus Ekonomi akan menjadi dasar dalam memotret kondisi, struktur, dan potensi ekonomi di daerah. Data yang dihasilkan akan membantu pemerintah dalam merancang strategi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” jelas Ahmad.
Ia berharap, melalui kegiatan ini, seluruh pemangku kepentingan di Ciamis semakin memahami peran penting statistik dalam pembangunan, serta mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 mendatang.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap data yang dikumpulkan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kemajuan ekonomi masyarakat Ciamis,” pungkasnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

