Minggu, Oktober 17, 2021

Ciamis Punya Kotak Sampah Pintar, Buang Botol Plastik Langsung Jadi Uang

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Pertama di Indonesia, Kabupaten Ciamis memiliki kotak sampah pintar disebut Smart Drop Box. Tempat sampah khusus botol plastik ini sudah berbasis teknologi dan langsung menghasilkan uang.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyambut baik atas bantuan Smart Drop Box tersebut. Mesin tersebut bisa secara langsung membayar sampah botol plastik yang dibuang masuk ke rekening di aplikasi.

Baca juga:

“Ini merupakan inovasi atas kerja sama dengan Pemprov Jabar. Ini pertama launching di Indonesia. Sementara baru ada dua, harus ditambah lagi supaya bisa disimpan di beberapa bank sampah. Kita akan upayakan ada penambahan smart drop box ini,” ungkapnya.

Kotak sampah pintar ini bantuan dari Pemprov Jabar yang kerja sama dengan pihak ketiga Smash.Id. Soft launching dilaksanakan oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya di Aula Setda Ciamis bertepatan dengan pelaksanaan World Clean Up Day 2021, Sabtu (18/9/2021).

Chief Marketing Officer Smash id mengatakan Smart Drop Box ini merupakan program Pemprov Jabar dalam mewujudkan desa digital. Saat ini Kabupaten Ciamis terpilih sebagai pelopor dalam pengolahan sampah.

“Ini merupakan Kabupaten pertama di Indonesia memiliki smart drop box. Menurut saya Ciamis ini memiliki banyak potensi sebagai daerah pelopor yang peduli lingkungan. Dukungan masyarakatnya pun mendukung,” ujar Yabes.

Cara kerja kotak sampah pintar ini, pertama warga harus mendownload aplikasi Mysmash di Playstore. Setelah dibuka login seperti biasa menggunakan email. Tersedia berbagai menu dan pilih Smart Drop Box. Kemudian scan barcode yang ada di kotak sampah khusus tersebut.

Tunggu beberapa detik untuk instruksi selanjutnya. Lalu scan barcode yang ada di sampah botol air mineral plastik. Selanjutnya masukan botol plastik secara perlahan. Tunggu sampai ada konfirmasi penambahan nominal dalam bentuk e-money (uang digital) di aplikasi. Harga satu botol plastik saat ini Rp 50,-.

“Jadi uang digital ini setelah terkumpul bisa digunakan untuk pembayaran token, pulsa dan beberapa keperluan lainnya. Ini dari Provinsi Jabar,” jelasnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

ARTIKEL TERKAIT

BERITA TERBARU