Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Seluruh desa di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kini telah keluar dari kategori desa tertinggal dan berkembang. Salah satu desa yang tengah mempersiapkan loncatan status adalah Desa Dayeuh Luhur, Kecamatan Jatinagara, yang menargetkan menjadi desa mandiri pada tahun 2026.
Pemerintah Desa Dayeuh Luhur, bersama seluruh elemen masyarakat dan lembaga desa, berkomitmen mewujudkan kemandirian desa melalui pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup warga.
“Kami sedang berupaya meningkatkan status dari desa maju menjadi desa mandiri,” ujar Kepala Desa Dayeuh Luhur, Mumu Rohman, saat ditemui pada Senin (5/5/2025).
Mumu menjelaskan bahwa status desa mandiri menunjukkan kemampuan desa dalam menjalankan pembangunan secara otonom, dengan ketahanan sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya pemutakhiran data pada Indeks Desa Membangun (IDM) sebagai dasar penilaian status desa.
“Kami optimistis dapat mencapainya. Walau prosesnya teknis, kerja sama semua pihak akan menjadi kunci,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMPD) Kabupaten Ciamis, Andi, menjelaskan bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Desa PDTT RI Nomor 9 Tahun 2024, IDM kini disusun berdasarkan enam dimensi utama: layanan dasar, sosial, ekonomi, lingkungan, aksesibilitas, dan tata kelola pemerintahan desa.
Setiap dimensi tersebut memiliki indikator penilaian yang lebih rinci. Misalnya, dimensi layanan dasar terdiri atas 3 subdimensi dengan 16 indikator, sedangkan dimensi ekonomi memiliki 2 subdimensi dengan 12 indikator.
“Keputusan Menteri Desa Nomor 400 Tahun 2024 menyebutkan bahwa per 1 Agustus 2024, dari total 258 desa di Ciamis, sebanyak 210 desa telah berstatus mandiri dan 48 lainnya berstatus maju. Di Ciamis Tidak ada lagi desa dengan status berkembang atau tertinggal,” ujar Andi.
Perubahan positif ini menandai kemajuan signifikan Kabupaten Ciamis dalam mendorong pembangunan desa secara merata dan berkelanjutan. (Andra/CN/Djavatoday)

