Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Suasana hangat penuh semangat menyambut pembukaan Turnamen Bola Voli Putra Gaspool Cup II U-50 Tahun 2025 di Lapangan Akademi Gaspool, Desa Sukamulya, Kecamatan Baregbeg, Sabtu (12/04/2025). Turnamen ini diikuti oleh tim-tim bola voli dari berbagai daerah di Pulau Jawa.
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, hadir langsung untuk meresmikan pembukaan turnamen tersebut. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi kepada panitia yang telah berhasil menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik. Menurutnya, ajang seperti Gaspool Cup sangat penting sebagai wadah pembinaan sekaligus pengembangan kemampuan para atlet lokal.
“Turnamen ini sangat positif, menjadi langkah awal dalam menyiapkan atlet-atlet bola voli yang tangguh dan siap bersaing, khususnya di Kabupaten Ciamis,” ujar Herdiat.
Tak hanya itu, Bupati juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh peserta yang ikut ambil bagian dalam turnamen ini. Ia berharap kompetisi ini bisa menjadi lebih dari sekadar pertandingan—yakni menjadi ajang menjalin kebersamaan. Sekaligus juga mengasah kemampuan fisik, mental, dan teknik bertanding para atlet.
Ia menegaskan bahwa tidak ada pencapaian besar yang datang secara instan. Semua butuh proses, termasuk latihan yang disiplin, terstruktur, dan berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Herdiat turut menyampaikan penghargaan kepada para pembina olahraga, khususnya bola voli, yang selama ini terus konsisten memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang. Ia menilai bahwa bola voli telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Ciamis. Hal ini terlihat dari banyaknya klub dan turnamen yang tumbuh secara aktif di berbagai wilayah.
Bupati berharap kegiatan seperti Gaspool Cup bisa terus digelar secara rutin setiap tahun. Dengan begitu, pembinaan atlet bisa berjalan berkesinambungan, dan potensi yang ada di daerah dapat berkembang maksimal.
Turnamen Gaspool Cup II U-50 ini pun menjadi cerminan nyata dari komitmen Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam membangun olahraga yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga mengakar kuat di tengah masyarakat, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten. (Ayu/CN/Djavatoday)

