Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momen istimewa bagi ratusan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis, karena ada sejumlah narapidana menerima remisi.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, secara simbolis menyerahkan Remisi Umum (RU) dan Remisi Dasawarsa (RD), Minggu (17/8/2025).
Acara yang berlangsung di Aula Lapas Kelas IIB Ciamis itu dihadiri oleh Kalapas Supriyanto, jajaran Forkopimda, serta perwakilan keluarga warga binaan. Suasana terasa khidmat saat remisi diumumkan.
Kalapas Ciamis, Supriyanto, menjelaskan bahwa pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan dari pemerintah kepada warga binaan yang telah berkelakuan baik, disiplin, serta aktif mengikuti program pembinaan.
“Remisi ini diharapkan dapat memotivasi warga binaan agar terus memperbaiki diri dan siap kembali menjadi bagian masyarakat yang lebih baik,” ungkapnya.
Menurutnya, narapidana yang diusulkan remisi umum itu sebanyak 234 orang dari jumlah narapidana 273 orang, dan 2 orang diantaranya itu langsung bebas setelah mendapatkan remisi umum.
“Sedangkan narapidana yang mendapatkan remisi dasawarsa jumlahnya sebanyak 239 orang, dan 1 orang diantaranya itu langsung bebas,” tuturnya.
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya mengapresiasi kerja keras jajaran Lapas yang mampu membina warga binaan dengan berbagai program positif, termasuk seni dan keterampilan. Namun, ia juga menyoroti masalah serius terkait kapasitas Lapas yang sudah jauh melebihi daya tampung.
“Sekitar empat tahun lalu saya ke sini, kondisinya sangat berbeda dengan sekarang. Lapas semakin terawat, tapi masih overload. Untuk itu, Pemkab sudah menyiapkan lahan seluas 3 hektare untuk relokasi Lapas. Mudah-mudahan pemerintah pusat bisa segera menindaklanjuti,” ujar Herdiat.
Selain itu, Bupati Herdiat juga menyampaikan rasa bangga melihat karya-karya warga binaan, mulai dari lukisan hingga kerajinan tangan.
Menurutnya, kreativitas tersebut dapat menjadi bekal berharga saat mereka kembali ke tengah masyarakat.
“Saya berpesan, kalau sudah kembali ke masyarakat jangan sampai kembali lagi ke sini. Harus ada tekad untuk berubah dan berperilaku lebih baik,” pesannya. (Ayu/AA/Djavatoday.com)

