Berita Banjar (Djavatoday.com),- Di usia senjanya yang ke-70 tahun, Suyana, warga Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, akhirnya tercatat resmi dalam sistem administrasi kependudukan. Setelah puluhan tahun hidup tanpa dokumen identitas, ia kini memegang e-KTP pertamanya.
Suyana datang ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjar, Selasa (8/7/2025), dengan bantuan kursi roda dan didampingi keponakannya. Meski kondisi kesehatannya kian menurun, hari itu menjadi momen penting dalam hidupnya—hari ketika ia diakui secara administratif sebagai warga negara Indonesia.
“Selama ini Pak Suyana belum pernah memiliki e-KTP maupun akta kelahiran. Beliau sering berpindah tempat tinggal dan cenderung tertutup, sehingga keluarganya pun tidak mengurus dokumen identitasnya,” ungkap Kepala Disdukcapil Kota Banjar, Heri Sapari, saat ditemui, Rabu (9/7/2025).
Mendapat informasi mengenai keberadaan Suyana, Disdukcapil Banjar langsung bergerak cepat. Hari itu juga, tim melakukan perekaman biometrik untuk penerbitan e-KTP.
“Kami pastikan proses perekaman dan pencetakan berjalan cepat. e-KTP-nya bisa langsung diambil esok hari,” ujar Heri.
Disdukcapil Banjar kini gencar menjalankan pelayanan jemput bola demi menjangkau warga lansia, penyandang disabilitas, dan masyarakat rentan yang selama ini kesulitan mengakses layanan administrasi kependudukan.
Menurut Heri, kasus Suyana menjadi pengingat pentingnya kepemilikan dokumen resmi. Tanpa e-KTP atau akta kelahiran, warga sulit mengakses berbagai layanan dasar seperti BPJS Kesehatan, bantuan sosial, hingga layanan pendidikan dan perbankan.
“Kami tidak ingin ada lagi warga yang tercecer dari sistem, hanya karena tidak punya identitas. Setiap warga negara berhak diakui dan dilayani,” tegasnya.
Kisah Suyana menjadi potret kecil dari perjuangan mewujudkan pelayanan publik yang inklusif. Melalui program jemput bola dan pendekatan humanis, Disdukcapil Kota Banjar berkomitmen agar tidak ada lagi warga yang hidup dalam bayang-bayang ketidakjelasan administratif. (Diana/CN/Djavatoday)

