Curug Tengah Puraseda Bogor, Miliki Bentuk Unik Bak Perosotan!

Curug Tengah Puraseda Bogor merupakan sebuah objek wisata yang memiliki bentuk unik meliuk layaknya sebuah perosotan. Air terjun yang sempat viral saat tahun 2019 ini kini telah berubah menjadi hidden gem yang asing di telinga para wisatawan. Meskipun begitu, pesona dan keindahan air terjun ini tak pernah lekang oleh waktu. Panoramanya yang cantik, bentuknya yang unik, suguhan udara sejuk, hingga nuansa alam yang asri masih tersaji.

Bagi kamu yang gemar berpetualang ke tempat-tempat yang terpencil bak surga tersembunyi, air terjun ini bisa menjadi pilihan selanjutnya. Tak hanya akan mendapatkan keindahan satu curug, kamu bahkan bisa menjajal 3 curug sekaligus bahkan lebih. Definisi sekali jalan, 2-3 curug terlampaui. Bogor memang tak pernah gagal dalam menciptakan kebahagiaan bagi para wisatawan yang melancong ke wilayahnya.

Nah, jika kamu tertarik untuk berkunjung ke Curug Tengah Puraseda Bogor, simak terlebih dahulu artikel ini hingga akhir. Kami akan memberikan ragam informasi penting dan menarik seputar objek wisata curug ini yang bisa kamu jadikan sebagai referensi. Yuk, simak selengkapnya dalam uraian berikut ini, Sobat Djava!

Keunikan Curug Tengah Puraseda Bogor

Air terjun merupakan sebuah fenomena alam di mana air jatuh mengalir dari ketinggian ke permukaan terendah di bawahnya. Panorama dari fenomena alam ini menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak orang. Tak hanya mampu memanjakan mata, suara deburan dan gemercik air terjun pun turut menambah pesonanya.

Jika kebanyakan air terjun memiliki bentuk aliran yang vertikal atau melebar seperti tirai, maka berbeda dengan yang satu ini. Namanya adalah Curug Tengah Puraseda Bogor yang memiliki aliran berbentuk seperti perosotan karena meliuk-liuk. Derasnya arus air membuat bagian bawahnya seperti menyembur sehingga menciptakan pemandangan yang menawan. 

Warna airnya pun jernih dan seputih kapas saat dalam debit yang tinggi, berpadu cantik dengan kolam alami di bawahnya yang berwarna tosca. Kolam tersebut akan mengalirkan air hingga membentuk sungai dan akan menjadi curug Puraseda yang letaknya di bawah. Di area atas curug ini pun masih terdapat sebuah air terjun yang tak kalah indah meskipun akses jalannya susah.

Fakta bahwa Curug Tengah Puraseda Bogor ini terapit curug di atas dan bawahnya adalah asal muasal nama air terjun ini. Sederhananya adalah karena curug ini memang berada di “tengah” antara curug atas dan curug bawah atau Curug Puraseda. Air terjun ini juga dekat dengan Curug Awang, lho.

Wisatawan yang datang biasanya memanfaatkan keberadaan kolam dan aliran sungai untuk berenang. Mereka sering kali bermain air di tepian sungai dan mencapai seberang sungai untuk melihat dengan jelas air terjun ini. Sebagian dari mereka juga akan menyeduh kopi untuk menemani waktu healing di curug ini.

Namun, perlu kamu ingat bahwa Curug Tengah Puraseda Bogor memiliki ketinggian sekitar 30 meter dengan aliran yang deras. Saat hujan, curug ini menjadi berbahaya karena akan banjir dan airnya mengeruh sehingga waktu yang tepat untuk berkunjung adalah saat musim kemarau.

Tiket Masuk Gratis

Objek wisata yang indah ini tidak mematok harga tiket masuk, alias gratis. Hal tersebut karena air terjun ini tidak terawat dengan baik oleh masyarakat maupun pemerintah setempat. Kamu hanya perlu membayar biaya parkir kepada warga seikhlasnya.

Jam Operasional

Curug Tengah Puraseda Bogor tidak menerapkan jam operasional resmi bagi wisatawan untuk berkunjung. Namun, minimnya penerangan dan akses jalan yang sulit mengharuskan wisatawan untuk datang selagi siang. 

Fasilitas Curug Tengah Puraseda Bogor

Objek wisata ini belum memiliki fasilitas yang lengkap dan memadai. Di lokasi air terjunnya bahkan tidak ada fasilitas yang tersedia. Untuk keperluan toilet, musala, ataupun warung, kamu bisa mendapatkannya di area parkir dekat rumah warga.

Alamat Lengkap

Curug Tengah Puraseda Bogor berlokasi di Puraseda, Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16640. Sekitar 2 jam dari pusat kota Bogor dengan akses jalan yang cukup menantang karena tidak teraspal dengan baik. Konturnya pun khas jalan pegunungan yang naik-turun dengan lebar jalan yang sempit. Kami sarankan untuk datang menggunakan motor dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sekitar 15 menit. (Rismawati/Djavatoday)

Wisata Ciamis Ramai Saat Libur Lebaran, Destinasi Alam Paling Diminati

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Libur Lebaran membawa dampak positif bagi sektor pariwisata di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Jumlah kunjungan wisatawan meningkat dan tersebar di berbagai...

Libur Lebaran di Ciamis: 5 Wisata Alam Sejuk, Murah, dan Bikin Betah

Libur Lebaran selalu jadi waktu yang pas untuk berkumpul sekaligus melepas penat. Jika Anda berada di Ciamis atau tengah mudik ke wilayah ini, tak...

Keliling Dunia dalam Satu Hari di Sarae Hills Bandung, Berikut Deretan Spot Keren yang Bisa Kamu Jelajahi!

Banyak orang mempunyai resolusi jalan-jalan keliling dunia. Salah satu alasan yang paling umum adalah karena luar negeri memiliki spot yang menarik, baik untuk dinikmati...

Tren Wisata 2026: Pengalaman Autentik, Berkelanjutan, dan Sarat Makna

Tren wisata 2026 menunjukkan perubahan besar dalam cara orang bepergian. Liburan tidak lagi sekadar berburu foto atau checklist destinasi populer, melainkan mencari pengalaman yang...

Terbaru