Rabu, Juli 10, 2024

Curug Penganten Banyumas, Eksotis dengan Mitos Romantis!

Curug Penganten Banyumas bisa menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk liburan saat menyambangi Provinsi Jawa tengah. Air terjun ini menjadi salah satu dari sekian banyaknya objek wisata alam yang berada di kawasan wisata populer Baturraden. Objek wisata ini menyajikan keindahan air terjun setinggi lebih dari 50 meter di atas permukaan laut dengan panorama yang eksotis. Menariknya, air terjun tak hanya terkenal karena keindahannya, tetapi juga karena mitos romantis yang beredar di masyarakat, lho.

Bagi Sobat Djava yang ingin melakukan hiking tipis-tipis atau berpetualang di tengah indahnya alam, air terjun ini bisa menjadi tujuannya. Letaknya yang berada di dalam hutan membuat air terjun ini lebih sepi dari curug lainnya. Dengan begitu, curug ini pas menjadi destinasi healing saat akhir pekan.

Sebelum berkunjung, sebaiknya Sobat Djava menyimak terlebih dahulu artikel ini hingga akhir. Kami akan memberikan ragam informasi penting dan menarik seputar Curug Penganten Banyumas yang bisa kamu jadikan sebagai referensi. Mari simak penjelasan selengkapnya dalam uraian berikut ini!

Baca juga: Curug Tebela Banyumas: HTM, Fasilitas, hingga Alamat

Daya Tarik Curug Penganten Banyumas

Sobat Djava, melihat keindahan air yang jatuh dari ketinggian memang tak pernah gagal untuk membuat kita takjub. Apalagi jika terdapat dua aliran air yang jatuh bersamaan dengan letak yang berdampingan layaknya sepasang pengantin di kursi pelaminan. Ketinggiannya yang menjulang tak jarang membuat wisatawan terpesona dan ingin berlama-lama di sana untuk memandanginya.

Curug dengan keindahan tersebut berada di Provinsi Jawa Tengah dengan nama Curug Penganten Banyumas. Air terjun yang memiliki ketinggian sekitar lebih dari 50 meter dengan aliran vertikal yang cukup deras. Tampias airnya sering kali terbawa angin dan membuat udara sekitarnya menjadi lebih sejuk dan segar. Warna airnya pun jernih dan terlihat eksotis saat bersanding dengan warna tebing yang gelap dan pepohonan yang hijau.

Air terjun ini memiliki dua aliran sama besar dan sama tingginya secara berdampingan seperti sepasang pengantin. Inilah yang mendasari penamaan dari air terjun yang berlokasi di Baturraden ini. Kamu juga akan takjub dengan panorama tumbuhan hutan yang hijau menghiasi permukaan tebingnya yang megah. Nuansa tenang pun seketika menguar dan membuat pengunjung bisa bersantai dan berileksasi menikmati alam yang begitu asri.

Cerita Mitos Romantis

Curug Penganten Banyumas menyimpan sebuah cerita mitos romantis yang membuat wisatawan tertarik untuk datang ke sini. Mitos tersebut menyebutkan bahwa siapapun pasangan kekasih yang berkunjung ke curug ini dan menyentuh airnya, akan memiliki hubungan yang langgeng. Aliran curug yang tak pernah surut juga mengisyaratkan bahwa cinta dari pasangan tersebut akan terus mengalir selamanya.

Meskipun ini hanya sebuah mitos yang masih tak jelas kebenarannya, banyak wisatawan yang sengaja datang dengan harapan yang sama. Mereka yang berpasangan sering kali bertandang untuk merasakan kesegaran airnya dan berharap hubungannya akan abadi selamanya.

HTM dan Fasilitas

Curug Penganten Banyumas tak hanya ramah di pandangan, tetapi juga ramah di kantong. Hal tersebut karena harga tiket masuknya masih murah meriah, hanya Rp8.000 saja per orangnya. Wisatawan juga harap menyiapkan dana tambahan untuk keperluan lain. Misalnya seperti keperluan biaya parkir jika ada atau biaya tour guide agar tidak tersesat saat treking menuju curug.

Air terjun ini berupa hidden gem yang berada di dalam hutan sehingga belum tersedia fasilitas apapun. Hanya tersedia area parkir kendaraan sederhana saja. Oleh karena itu, Sobat Djava sebaiknya membawa perbekalan atau logistik sendiri, ya!

Alamat dan Jam Operasional Curug Penganten Banyumas

Air terjun ini berlokasi di Baturraden, cukup dekat dengan Curug Jenggala. Alamat lengkapnya adalah Jl. Pangeran Limboro, Dusun III, Windujaya, Kec. Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53152. Dari Alun-alun Banyumas, ambil arah ke Jalan Masjid, kemudian terus ke Utara hingga melewati Tugu Prompong. Setelah itu, ambil arah ke Curug Bayan dan lewati tanjakan ke Dusun Kalipagu.

Dari area parkir, kamu harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh sekitar 5 kilometer dengan perjalanan 1-2 jam. Medan jalannya menanjak, basah, bahkan kamu harus menyeberangi sungai untuk masuk ke hutan. kamu bisa mengunjungi Curug Penganten Banyumas sedari pagi untuk mencegah banjir menjelang sore. Gunakan alas kaki berupa sandal/sepatu hiking, membawa jas hujan, dan jangan buang sampah sembarangan, ya! (Rismawati/Djavatoday)

Seru dan Menyenangkan! Ini Dia Rekomendasi Taman Bermain yang Cocok untuk si Kecil

Rekomendasi taman bermain kini menjadi destinasi liburan yang bisa Moms kunjungi bersama anak-anak. Selain seru dan menyenangkan, taman bermain ini juga mengutamakan keamanan dan...

Toko Oleh-oleh di Solo yang Wajib Kamu Jajal!

Toko oleh-oleh di Solo bisa menjadi referensi bagi kanu yang sedang berlibur ke Solo dan ingin memberikan buah tangan. Selain memiliki banyak wisata populer...

Bukit Jerit Kebumen, Spot Healing dengan View Laut

Bukit Jerit Kebumen merupakan sebuah objek wisata alam yang baru-baru ini kembali viral karena panoramanya yang indah. Tidak hanya menyuguhkan keindahan gugusan perbukitan yang...

Seribu Pulau Pangalengan, Spot Glamping dan Main Kayak!

Seribu Pulau Pangalengan merupakan sebuah hidden gem yang menawarkan sensasi bermalam di tengah alam yang syahdu. Tempat ini menyuguhkan keindahan Situ Cileunda dengan panorama...
Kartu Anggota Perpus
Kartu Anggota Perpus
Dirgahayu Bhayangkara
Daftar Perpus 1
Daftar Perpus 2
Dirgahayu Bhayangkara

Terpopuler

Lainnya