Senin, September 27, 2021

3 Top Summit Jawa Favorit Para Pendaki

Hello good people. Semakin hari semakin banyak para pecinta alam yang mendaki gunung. Nah, ada 3 top summit Jawa yang menjadi incaran pendaki.

Indonesia negara berkepulauan yang memiliki keindahan alam yang begitu banyak. Serta memliki sumber daya alam yang tidak habis-habis. Begitu pula dengan gunung, Indonesia memiliki banyak gunung di setiap pulaunya. Termasuk pulau Jawa.

Baca juga:

Pulau Jawa memiliki banyak gunung, dari gunung yang memiliki ketinggian rendah dan sampai gunung dengan ketinggian yang memajukan adrenalin. Tapi sebelumnya, apa itu summit?

Apa itu Summit?

Bagi kalangan pendaki tentu saja sudah tidak asing dengan kata yang satu ini. Sebelum membahas mengenai 3 top summit Jawa, kita harus tau dulu summit itu apa.

Summit adalah kata dalam bahasa Inggris yang berarti puncak. Jadi bisa dikatakan bahwa summit itu adalah perjalanan menuju ke puncak. Biasanya ketika para pendaki akan menuju puncak seluruh barang bawaannya disimpan di tempat mendirikan tenda. Lamanya summit ini berbeda-beda, tergantung ketinggian kita mendirikan tenda dengan ketinggian puncak gunung.

3 Top Summit Jawa

Setelah tahu mengetahui summit, kini mari kita membahas mengenai 3 gunung yang menjadi top summit di pulau Jawa.

Gunung Ciremai

Gunung Ciremai merupakan gunung yang berada di Jawa Barat. Tepatnya merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat. Secara administratif masuk kedalam Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka.

3 top summit Jawa yang pertama ini memiliki ketinggian 3.078 Mdpl. Dengan memiliki beberapa jalur diantaranya jalur palutungan, Linggarjati, Apuy dan Linggasana. Biasanya banyak pendaki yang melalui jalur Apuy karena terkenal lebih cepat.

Yang membedakan antara gunung ciremai dengan gunung lainnya adalah sertifikat. Apabila mendaki gunung ciremai kalian akan mendapatkan sertifikat dari pihak pengelola gunung ciremai. Sedangkan gunung lain tidak memberikan sertifikat.

Karena gunung ciremai merupakan 3 top summit Jawa maka tentu saja gunung ini berstatus aktif. Letusan terakhir nya adalah pada tahun 1937. Meskipun gunung aktif tidak menjadikan gunung ini sepi pengunjung.

Gunung Slamet

Setelah Jawa Barat kita pindah ke Jawa Tengah. Di Jawa Tengah terdapat Gunung Slamet yang merupakan atap Jawa Tengah. Secara administratif masuk kedalam 5 kabupaten, diantaranya, Purbalingga, Tegal, Brebes, Banyumas dan Pemalang.

Selain gunung tertinggi di Jawa Tengah, gunung ini merupakan kedua tertinggi di Pulau Jawa. Sehingga pantas saja akan disebut dengan 3 top summit Jawa. Memiliki ketinggian 3.428 Mdpl atau 11.247 kaki.

Memiliki beberapa jalur pendakian, namun yang biasanya kebanyakan pendaki memilih jalur Blambangan di Kabupaten Purbalingga. Pada pagi hari di basecamp Blambangan akan sangat dingin, karena lautan awan akan terlihat.

Baca juga : Gunung Angker di Jawa yang Menarik dan Bikin Penasaran

Gunung Semeru

3 top summit Jawa yang ketiga adalah Gunung Semeru. Gunung ini merupakan atap tertinggi pulau Jawa. Memiliki ketinggian 3.676 Mdpl dan merupakan gunung aktif. Kawahnya di kenal dengan nama Jonggring Saloka.

Secara administratif masuk kedalam Kabupaten Malang dan Lumajang. Gunung Semeru juga masuk kedalam kawasan TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru). Keindahan dan kegagahan gunung ini membuat banyak pendaki ingin berkunjung ke Semeru.

Ada danau yang terkenal di Gunung Semeru, yaitu Ranu Kumbolo. Pada pagi hari akan terlihat matahari terbit dengan pemandangan dua bukit dan ditengah terdapat danau. Namun, terkadang danau juga ditutup kabut, sehingga pemandangan seperti tadi hanya akan dilihat jika beruntung.

Untuk mendaki gunung Semeru diperlukan waktu 3 hari 2 malam sampai turun lagi. Pendakian terberat Gunung Semeru adalah ketika summit. Track yang berpasir dan waktu yang tidak banyak. Pendaki tidak boleh lebih dari jam 9 berada di puncak, karena gas beracun dari kawah akan sampai di puncak.

Summit Gunung Semeru dapat mencapai 6-7 jam pendakian. Sehingga stamina dan perlengkapan harus benar-benar siap. Berbeda dengan turun dari puncak yang hanya membutuhkan waktu sekitar 2 jam. Selain itu, Semeru juga terkenal dengan Blank 75 atau jurang yang berada di jalur pendakian menuju puncak.

Nah, itu merupakan 3 top summit Jawa yang banyak diminati pendaki. Untuk dapat mencapai puncak tentu akan banyak rintangan dan tantangan. Sehingga harus menyiapkan mental, fisik serta materi yang baik. Stay safe.

Pas/Djavatoday

ARTIKEL TERKAIT

BERITA TERBARU