Banyak orang masih kebingungan bagaimana cara untuk membedakan TOEFL dan IELTS. Secara garis besar, keduanya memang digunakan untuk mengukur tingkat kemahiran bahasa Inggris seseorang. Keduanya sering menjadi salah satu syarat untuk mendaftar pekerjaan ataupun pendidikan. Nah, biar gak bingung kita coba bedah ya perbedaan TOEFL dan IELTS dalam artikel ini.
TOEFL (Test of English as Foreign Language) adalah salah satu jenis tes standar yang digunakan untuk mengukur tingkat pemahaman bahasa Inggris melalui materi uji. TOEFL terdiri dari beberapa test yaitu listening, writing and structure expression, dan reading.
Sementar itu, IELTS (International English Language Testing System) merupakan jenis tes bahasa Inggris internasional yang populer di dunia. IELTS bisa digunakan untuk berbagai macam keperluamu, mulai dari bidang pendidikan, pekerjaan, dan imigrasi.
Selain perbedaan mendasar di atas, ada beberapa perbedaan yang perlu kamu ketahui. Perbedaan-perbedaan ini akan membuatmu lebih mudah untuk memahaminya.
Perbedaan TOEFL dan IELTS
Berikut perbedaan TOEFL dan IELTS yang perlu kamu pahami.
Varietas bahasa
Perbedaan TOEFL dan IELTS yang pertama dan paling menonjol yaitu terletak dari penggunaan varietas bahasanya. Dalam TOEFL varietas bahasa yang digunakan adalah bahasa Inggris standar Amerika. Sementara untuk IELTS bahasa Inggrisnya lebih bervariasi yakni ada standar Inggris, Australia, Kanada, dan Amerika.
Tipe tes
Keduanya memiliki tipe tes masing-masing. TOEFL terdiri dari tiga tipe tes yaitu Paper Based Test atau PBT (media kertas), Computer Based Test atau CBT (media computer), dan Internet Based Test atau IBT (media internet). Sedangkan untuk IELTS terdiri dari dua test yaitu IELTS Academic yang dilakukan untuk tujuan pendidikan ke universitas dan IELTS General Training untuk tujuan pendidikan menengh, profesional, dan kepentingan imigrasi.
Materi uji
Perbedaan TOEFL dan IELTS yang berikutnya yaitu terletak pada meteri yang diujikan. TOEFL memiliki tiga kriteria yang akan diuji, yaitu listening comprehension, structure and written expression, dan reading comprehension. Ketiga kriteria tersebut dirangkum ke dalam 140 butir soal dengan waktu pengerjaan yang diberikan selama 115 menit.
Untuk materi yang di uji pada IELTS lebih banyak yaitu empat kategori. Terdiri dari listening, reading, speaking, dan writing. Keempat kategori tersebut dirangkum ke dalam 80 butir soal, 3 bagian tes speaking, dan 2 sesi esai. Waktu yang diberikan untuk mengerjakan IELTS adalah 150 menit.
Penilaian
Baik TOEFL maupun IELTS keduanya memiliki sistem penilaian masing-masing. Nilai untuk TOEFL berada pada rentang 0 – 677 poin. Sementara untuk IELTS berada pada rentang nilai 0 – 9 poin. Sementara untuk standar nilai minimum akan disesuaikan dengan kegunaannya masing-masing.
Perbedaan TOEFL dan IELTS di atas semoga bisa kamu pahami dengan baik ya. Keduanya sama-sama penting dan berguna. Untuk kamu yang ingin menjalani tesnya, disarankan untuk banyak berlatih agar hasilnya sesuai dengan yang kamu harapkan. (Ume/Djavatoday)

