Alat musik tradisional merupakan salah satu warisan budaya nusantara yang perlu kita jaga. Setiap daerah memiliki alat musik tradisional masing-masing. Alat musik ini juga punya ciri khas yang unik serta dapat menjadi kebanggaan bagi daerah asalnya.
Tak hanya terkenal di daerah asalnya, beberapa alat musik tradisional ini juga telah dikenal di dunia internasional loh. Oleh sebab itu, kita perlu bangga akan warisan budaya yang satu ini.
Alat Musik Tradisional Nusantara
Berikut alat musik tradisional dan daerah asalnya.
Gamelan
Alat musik tradisional yang pertama yaitu gamelan. Alat musik ini merupakan perpaduan antara gambang, metalofon, gendang, dan gong. Semua instrumen ini dimainkan secara bersamaan hingga menciptakan irama yang lembut dan unik.
Ada beberapa daerah yang memiliki gamelan dengan ciri khasnya masing-masing. Daerah-daerah tersebut di antaranya yaitu Jawa, Bali, dan Lombok.
Suara gamelan juga beberapa kali dimasukkan ke dalam lagu-lagu pop loh. Beberapa di antaranya seperti Lathi dari Weird Genius dan You’ll be in My Heart dari Niki. Kedua lagu tersebut sangat viral dan memberikan efek gamelan yang begitu apik.
Sasando
Nusa Tenggara Timur (NTT) juga memiliki alat musik tradisional kebanggaannya yaitu sasando. Alat musik ini dimainkan dengan cara dipetik. Sasando salah satu alat musik yang memiliki bentuk unik, yaitu menyerupai kerang dengan bambu dan daun lontar di tengahnya.
Menarik laginya, sasando pernah tampil di ajang pencarian bakat Asia’s Got Talent 2015. Saat ini Djitron memainkannya dengan apik. Ia menjadi salah satu orang yang berpengaruh untuk mengenalkan sasando ke dunia internasional.
Angklung
Alat musik tradisional yang ketiga berasal dari Jawa Barat. Meski terbuat dari bilah bambu dan nampak sederhana, angklung mampu menciptakan bunyi yang merdu. Cara memainkannya yaitu dengan digetarkan. Biasanya angklung dimainkan secara bersama-sama atau grup.
Angklung telah diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia. Hebatnya lagi pada tahun 2011, angklung masuk ke dalam Guinnes Book of World Records.
Suling
Masih dari wilayah Sunda, suling juga berhasil menjadi alat musik yang eksis di kancah internasional. Alat musik ini pernah dimainkan di Manila dan Filipina oleh Yoyon Darsono sebagai utusan dari Sekda Pemprov Jabar.
Suling terbuat dari bambu yang panjang dan ramping. Ia memiliki lubang untuk menciptakan tangga nada. Cara memainkannya yaitu dengan ditiup. Kamu memerlukan keterampilan tangan dan mengatur napas agar dapat memainkannya dengan sempurna.
Arbab
Alat musik tradisional yang terakhir yaitu ada arbab yang berasal dari Simalungun, Sumatera Utara. Arbab memiliki satu senar yang dimainkan dengan cara digesek seperti biola. Penggesek yang digunakan ini terbuat dari bulu kuda atau ijuk enau. Sedangkan untuk arbabnya sendiri terbuat dari labu pahit, bambu, kulit kambing, dan benang hori.
Demikianlah alat musik tradisional dari beberapa daerah di Indonesia. Selain kelima alat musik di atas, masih banyak juga alat musik tradisional lain yang gak kalah uniknya. Semoga alat musik tradisional ini gak terkubur dengan perkembangan zaman yang semakin canggih ya. (Ume/Djavatoday)

