5 Langkah Membuat Kebun Sayur di Pekarangan Rumah

Membuat kebun sayur. Sayur merupakan bahan makanan nabati yang berasal dari bagian tumbuhan seperti daun, batang, bunga, atau buah-buahan tertentu. Sayur menjadi salah satu bahan memasak yang lumayan banyak disukai karena manfaatnya yang bisa membuat badan sehat. Selain itu, sayur juga bisa diolah menjadi macam-macam hidangan dan cocok dikombinasikan dengan makanan lain.

Sayur yang lezat adalah sayur yang segar. Meski banyak tersedia di pasar dan supermarket, tidak sedikit orang memilih untuk menanamnya sendiri. Sebab, tidak sekadar menghemat pengeluaran, punya kebun sayur sendiri juga bisa menjadi alternatif untuk memastikan bahwa sayuran yang dikonsumsi bebas dari pestisida berbahaya. Tertarik punya kebun sayur sendiri di rumah? Simak sederet langkah di bawah ini!

Membuat Kebun Sayur di Pekarangan Rumah

Memiliki kebun sayur di pekarangan rumah bukan hanya menyenangkan, tapi juga bermanfaat. Nah! Buat kamu yang masih bimbang karena tidak tahu harus melakukan apa dulu, berikut langkah-langkah membuat kebun sayur di pekarangan rumah yang bisa kamu ikuti!

Pilih Jenis Sayuran

Pilihlah jenis sayuran yang mudah ditanam di pekarangan rumah, seperti tomat, cabai, terong, sawi, bayam, seledri, selada, dan kangkung. Kalau bisa, pilihlah sayuran yang sesuai dengan iklim, musim, dan kebutuhan keluarga. Jika kamu baru pertama kali membuat kebun sayur, alangkah baiknya memilih tanaman yang cepat panen dan tidak membutuhkan perawatan rumit, seperti kangkung atau bayam.

Tentukan Lokasi yang Tepat

Membuat kebun sayur pastinya perlu menentukan lokasi yang tepat. Kamu sebaliknya menanam sayur di area yang mendapat sinar matahari. Hal ini dikarenakan sinar matahari sangat penting untuk proses fotosintesis. Sayur yang disiram dengan teratur dan mendapat cahaya matahari akan tumbuh dengan subur.

Siapkan Media Tanam

Membuat kebun sayur memerlukan beberapa persiapan. Setelah menentukan lokasi, hal yang harus kamu lakukan selanjutnya adalah menyediakan media tanam yang baik. Misalnya tanah yang subur dengan kandungan nutrisi yang cukup. Jika ingin menambah kesuburan, kamu bisa mencampur tanah kebun dengan kompos atau pupuk kandang. Jika ingin menggunakan pot, buatlah lubang drainase agar air tidak menggenang.

Lakukan Penanaman dengan Benar

Setelah menyiapkan media dan benih, saatnya melakukan penanaman. Ikuti petunjuk penanaman pada kemasan benih, seperti kedalaman tanam, jarak antar tanaman, dan kebutuhan air. Kamu bisa menaburkan benih terlebih dahulu dalam wadah kecil, kemudian memindahkannya ke tanah atau pot setelah tumbuh sekitar 10 cm. Pastikan untuk menyiram tanaman secara teratur, terutama pada pagi dan sore hari.

Rawat dan Panen dengan Cermat

Membuat kebun sayur tidak semata-mata menanam dan menyiram. Tapi kamu harus merawatnya, karena itu adalah kunci agar kebun sayur kamu tetap produktif. Maka, perhatikan juga hama dan gulma yang bisa mengganggu pertumbuhan. Untuk mengusir hama, kamu bisa menggunakan pestisida alami seperti air bawang putih. Jangan lupa memberi pupuk secara berkala agar tanah tetap subur.

Itu dia langkah membuat kebun sayur di rumah! Selain mendapatkan bahan makanan sehat, kamu juga ikut berkontribusi dalam mewujudkan gaya hidup ramah lingkungan. Jika sudah menanam, jangan lupa dirawat! Saat sayuran sudah cukup umur dan sudah tiba saatnya, panenlah dengan hati-hati agar tanaman tetap bisa tumbuh kembali jika memungkinkan. (Karin/Djavatoday)

Sering Alami Sakit Kepala, Berikut 5 Tanda Kamu Harus Mengganti Kacamata!

Kacamata memiliki fungsi utama sebagai alat bantu penglihatan untuk penderita rabun jauh, rabun dekat, silinder, hingga orang-orang lanjut usia. Tak hanya itu, kacamata juga...

Jangan Sembarangan! Ini 5 Makanan yang Sebaiknya Tidak Kamu Berikan ke Kucing Peliharaanmu 

Tahukah kamu, kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang sangat mendominasi, bukan hanya di Indonesia, tapi juga di berbagai negara? Sebagian besar masyarakat memilih...

5 Rekomendasi Permainan Tradisional Anak yang Seru dan Bikin Aktif

Di tengah maraknya permainan digital, permainan tradisional anak masih punya tempat tersendiri. Permainan yang dulu dimainkan di halaman rumah, lapangan, atau jalan kampung ini...

Tak Hanya Memunculkan Banyak Ide, Berikut 5 Manfaat Brainstorming di Lingkungan Kerja! 

Brainstorming merupakan salah satu metode yang acapkali dilakukan dalam lingkaran organisasi hingga dunia kerja. Brainstorming sendiri diartikan sebagai sesi curah pendapat atau tukar pikiran...

Terbaru