Uu Ruzhanul: Peringatan Nuzulul Qur’an diharapkan Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan Umat Islam di Jabar

Djavatoday.com, Kota Bandung  – Peringatan Nuzulul Qur’an diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat Islam di Jabar. Selain itu, Nuzulul Qur’an sebagai salah satu implementasi dari Sila pertama Pancasila, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa.

“Pancasila sebagai dasar negara merupakan inti daripada segalanya. Oleh karena itu, pemerintah tidak bisa menghindari dari hadirnya agama, hadirnya religius dari setiap tindakan dan kebijakan,” kata Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Provinsi Jabar Tahun 1442 Hijriah/2021 di Masjid Raya Bandung, Kamis (29/4/2021). 

Hikmah dalam Peringatan Nuzulul Qur’an

Pada kesempatan tersebut Pak Uu sapaan Wagub Jabar mengatakan bahwa ada hikmah dalam peringatan Nuzulul Qur’an. Salah satunya terjalin silaturahmi. 

“Yang kedua, di samping silaturahmi, adalah syiar Islam dengan Nuzulul Qur’an. Ini InsyaAllah syiar Islam sebagai tanda kebesaran Islam semakin terlihat dan semakin bangkit,” ucap Pak Uu. 

Ia menuturkan bahwa Pemda Provinsi Jabar menggagas program-program keumatan. Salah satunya adalah Satu Desa Satu Hafidz (Sadesha). 

Program tersebut sejalan dengan visi pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas SDM. Peningkatan kualitas SDM tak hanya mengenai teknologi dan pendidikan, tapi juga keagamaan perlu ditingkatkan.

“Tiada lain adalah untuk keseimbangan masyarakat Jawa Barat sehingga Imtaq dan IPTEK untuk anak-anak, dunia dan akhirat untuk masyarakat bisa tercapai,” ucapnya. 

Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Provinsi Jabar dilakukan dengan protokol kesehatan yakni membatasi pengunjung hingga 50 persen. Masyarakat pun harus mengikuti aturan tersebut ketika hendak memperingati Nuzulul Qur’an, guna menghindari penularan COVID-19. 

Dalam SE Kementerian Agama Nomor 3 tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442 H/2021, disebutkan aturan mengenai peringatan Nuzulul Qur’an oleh masyarakat. 

Pertama, peringatan Nuzulul Qur’an di masjid atau mushola dilaksanakan dengan pembatasan jumlah audiens paling banyak 50 persen dari kapasitas ruangan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat. 

Kedua, peringatan Nuzulul Qur’an yang diadakan di dalam maupun di luar gedung, wajib memperhatikan protokol kesehatan secara ketat dan jumlah audiens paling banyak 50 persen dari kapasitas tempat atau lapangan. *ArifinAT/Djavatoday.com

Tak Sekadar Modal Berani, Begini Cara Petugas Damkar Ciamis Belajar Evakuasi Ular

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Menghadapi ular berbisa seperti king kobra membutuhkan lebih dari sekadar keberanian. Petugas harus memahami karakter ular, membaca gerakannya, hingga menentukan teknik...

Wakapolres Ciamis Jadi Pembina Upacara di SMAN 3, Ingatkan Pelajar Jauhi Narkoba dan Judi Online

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Polres Ciamis mengingatkan para pelajar agar disiplin, taat hukum, dan menjauhi berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan. Pesan tersebut disampaikan...

Polres Ciamis Gelar Apel Siaga, Antisipasi Penyampaian Aspirasi Masyarakat

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Polres Ciamis menggelar apel siaga untuk mengantisipasi perkembangan aspirasi masyarakat dan potensi penyampaian pendapat di muka umum. Kegiatan ini menjadi bagian...

Pemkab Ciamis Usulkan Perubahan Perda Kawasan Tanpa Rokok

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Pemerintah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengusulkan perubahan Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Langkah ini dilakukan untuk menyesuaikan kebijakan daerah...

Terbaru