Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Aktivitas memetik tomat berubah menjadi momen menegangkan bagi Asep Saepuloh (53), warga Dusun Sindangtawang, Desa Sindanghayu, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Minggu (22/3/2026) pagi. Ia mendapati seekor ular sanca berukuran cukup besar terjebak di kebunnya.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.10 WIB. Saat hendak memanen tomat, Asep tanpa sengaja melihat ular sanca kembang (Malayopython reticulatus) sepanjang kurang lebih 2,5 meter dalam kondisi terlilit jaring di area kebun.
Karena khawatir dan tidak berani menangani sendiri, Asep segera melaporkan kejadian tersebut ke Pos WMK Banjarsari. Petugas pun langsung merespons laporan dan bergegas menuju lokasi.
Kepala Bidang Kebakaran Dinas Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan proses evakuasi berjalan cepat dan terkendali.
“Begitu menerima laporan dari warga, petugas langsung menuju lokasi dan melakukan evakuasi ular sanca yang terjebak di jaring. Proses penanganan berjalan lancar tanpa kendala berarti,” ujarnya.
Menurut Budi, posisi ular yang sudah terjerat jaring justru memudahkan petugas dalam melakukan penanganan, meski tetap dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari risiko.
“Petugas tetap mengutamakan keselamatan, baik bagi warga maupun personel di lapangan. Ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban,” katanya.
Evakuasi selesai sekitar pukul 10.35 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Setelah diamankan, ular tersebut kemudian ditangani sesuai prosedur oleh petugas.
Budi juga mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan satwa liar berbahaya di sekitar permukiman.
“Jika menemukan hewan liar seperti ular, sebaiknya tidak ditangani sendiri. Segera laporkan kepada petugas agar bisa ditangani secara aman dan profesional,” pungkasnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

