Target PSGC Ciamis di Liga 2 Musim 2026/2027

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- PSGC Ciamis tidak ingin sekadar menjadi pelengkap dalam persaingan Liga 2 musim 2026/2027. Klub berjuluk Laskar Singacala itu memasang target tinggi dengan membidik posisi papan atas, bahkan membuka peluang untuk melangkah hingga final dan meraih tiket promosi ke Liga 1.

Target tersebut disampaikan CEO PSGC Ciamis, Herdiat Sunarya, saat launching tim dan jersey untuk menghadapi kompetisi Liga 2 2026/2027 di DOI Hotel dan Resto, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Selasa (8/9/2026).

Menurut Herdiat, langkah pertama yang harus dilakukan PSGC adalah memastikan mampu bersaing di papan atas klasemen. Setelah itu, tim akan berusaha melangkah sejauh mungkin dalam kompetisi.

“Target kita paling tidak harus bertahan di papan atas Liga 2. Kalau bisa masuk empat besar, alhamdulillah. Apalagi kalau sampai final. Bahkan, kalau bisa lolos ke Liga 1,” kata Herdiat.

Bagi Herdiat, bermain di kasta tertinggi sepak bola Indonesia bukan sekadar target jangka pendek. Ia menyebut PSGC memiliki mimpi besar untuk membawa klub kebanggaan masyarakat Ciamis tampil di Liga 1.

“Kita punya mimpi besar. Tim kebanggaan kita bisa berlaga di Liga 1,” ujarnya.

Ambisi tersebut datang bersamaan dengan persiapan PSGC yang kini memasuki fase baru. Sebanyak 29 pemain telah dikontrak untuk memperkuat Laskar Singacala di musim 2026/2027.

Herdiat menyebut bergabungnya para pemain tersebut menjadi modal penting bagi PSGC untuk menjalani kompetisi. Ia berharap seluruh elemen tim dapat bekerja dengan semangat yang sama sejak awal musim.

“Sebanyak 29 pemain sudah menandatangani kontrak. Ini luar biasa. Mereka akan menjadi bagian dari perjuangan PSGC pada musim 2026/2027,” tuturnya.

Namun, target di lapangan tidak hanya dibebankan kepada para pemain. Herdiat ingin semangat yang dibawa PSGC musim ini menjadi bagian dari identitas seluruh tim.

Hal itu tercermin dalam tema yang diusung saat launching, yakni “Ngaraksa Galuh Jeung Kawanina!”. Tema tersebut memiliki makna menjaga Galuh bersama-sama.

Herdiat mengatakan, kata Galuh memiliki ikatan yang kuat dengan sejarah dan identitas masyarakat Ciamis. Karena itu, semangat tersebut harus terus dirawat, termasuk melalui sepak bola yang menjadi salah satu ruang untuk memperkenalkan nama Ciamis ke tingkat nasional.

“Berbicara tentang Galuh tentu akan menggugah kita semua, apalagi kalau mengingat masa kejayaan dan masa keemasan Galuh tempo dulu. Intinya, Galuh pernah ada dan itu menjadi bagian dari sejarah yang harus kita jaga,” kata Herdiat.

Ia menilai nilai-nilai yang melekat dalam sejarah Galuh dapat menjadi energi bagi PSGC dalam menghadapi ketatnya persaingan Liga 2. Keberanian, semangat juang, pantang menyerah hingga rela berkorban dinilai relevan untuk diterapkan di dalam tim.

“Yang wajib kita lakukan adalah merawat dan memelihara semangat Galuh. Masyarakat Galuh harus memiliki keberanian, karena orang Galuh pantang mundur, punya semangat juang tinggi dan pantang menyerah,” ujarnya.

Selain keberanian, Herdiat juga menekankan pentingnya kebersamaan. Menurutnya, semangat gotong royong dan kerja sama yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat harus dibawa ke dalam perjuangan PSGC.

“Semangat rela berkorban, gotong royong dan kerja sama itu harus kita pelihara dan tingkatkan lagi. Dengan begitu, PSGC bisa semakin dikenal, begitu juga Ciamis, bukan hanya di Jawa Barat tetapi oleh seluruh masyarakat Indonesia,” katanya.

Kini, tantangan PSGC adalah menerjemahkan target dan semangat tersebut ke dalam pertandingan. Liga 2 2026/2027 akan menjadi panggung bagi 29 pemain yang telah dipilih untuk membuktikan kualitas mereka.

Persaingan tentu tidak akan mudah. Setiap pertandingan akan menjadi ujian bagi konsistensi Laskar Singacala dalam mengejar target papan atas.

Namun, PSGC datang dengan ambisi yang jelas. Bertahan di papan atas menjadi sasaran awal, menembus empat besar menjadi target berikutnya, sementara final hingga promosi ke Liga 1 menjadi mimpi yang ingin diwujudkan.

Dengan membawa nama Galuh dan Ciamis, perjuangan PSGC musim ini bukan hanya soal posisi di klasemen. Ada kebanggaan daerah yang ikut dipertaruhkan di setiap pertandingan. (Ayu/CN/Djavatoday)

Sempat Berjuang Melawan Thalasemia, Pemuda Ciamis Kini Sukses Bertani Semangka

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Dua bulan lalu, lahan tadah hujan di Dusun Cikatomas, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, mulai ditanami semangka. Kini, lahan seluas...

Bursa Wabup Ciamis Bergulir, PKS Bahas Usulan Kandidat dari PAN

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Partai Amanat Nasional (PAN) telah menetapkan Asep Rahmat sebagai satu-satunya kandidat yang diusung dalam pengisian wakil Bupati Ciamis, PKS masih akan...

Sholat Subuh Keliling di Ciamis, Kapolres Ajak Warga Cegah Kenakalan Remaja

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Suasana Masjid Al Ikhlas Tonjong, Kelurahan Ciamis, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, terasa berbeda pada Sabtu (24/10/2026) dini hari. Puluhan jemaah berkumpul...

Bupati Ciamis Bangga Tabligh Akbar Hari Santri Dihadiri Puluhan Ribu Jemaah

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengungkapkan kebanggaannya atas antusiasme masyarakat dalam mengikuti Tabligh Akbar peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Alun-alun Ciamis,...

Terbaru