Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Suasana Masjid Al Kautsar di Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, Kamis malam (12/3/2026), tampak lebih ramai dari biasanya. Ratusan warga memadati area masjid untuk mengikuti kegiatan tarawih keliling yang dihadiri langsung Bupati Ciamis Herdiat Sunarya bersama jajaran pemerintah daerah.
Sejak sebelum waktu salat Isya tiba, masyarakat dari berbagai desa di wilayah Kewadanaan Ciamis, khususnya Kecamatan Cikoneng, sudah mulai berdatangan. Mereka ingin merasakan suasana ibadah bersama sekaligus bertemu langsung dengan orang nomor satu di Kabupaten Ciamis tersebut.
Kegiatan tarawih keliling yang menjadi penutup rangkaian safari Ramadan pemerintah daerah itu berlangsung khidmat. Bagi masyarakat, momen tersebut bukan sekadar ibadah bersama di bulan suci, tetapi juga menjadi ajang mempererat kedekatan antara pemerintah dan warga.
Dalam sambutannya, Herdiat menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Ciamis yang dinilainya tetap menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan. Menurutnya, kekuatan terbesar Ciamis terletak pada kepedulian masyarakatnya.
Ia mengakui bahwa Kabupaten Ciamis memiliki keterbatasan dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dibandingkan sejumlah daerah lain yang memiliki pendapatan hingga triliunan rupiah. Namun kondisi tersebut tidak menghalangi semangat masyarakat untuk terus membangun daerah.
“Ciamis memang tidak memiliki PAD sebesar daerah lain yang bisa mencapai hampir tujuh triliun rupiah. Tapi saya bangga karena masyarakat Ciamis punya semangat gotong royong yang luar biasa. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan kita,” ujar Herdiat.
Menurutnya, berbagai penghargaan yang diraih Kabupaten Ciamis juga tidak lepas dari kontribusi masyarakat. Ia mencontohkan penghargaan Adipura hingga predikat kota kecil terbersih di tingkat ASEAN yang berhasil diraih daerah tersebut.
“Prestasi itu tidak mungkin tercapai tanpa kerja sama semua pihak. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Semua ini hasil dari kebersamaan masyarakat Ciamis,” tambahnya.
Sebelum mengikuti kegiatan tarawih keliling, Herdiat terlebih dahulu menyempatkan diri mengunjungi sejumlah rumah warga yang kondisinya tidak layak huni di wilayah Kecamatan Cikoneng. Dalam kunjungan tersebut, ia menyalurkan bantuan rumah tidak layak huni (rutilahu) kepada tiga warga.
Masing-masing penerima bantuan mendapatkan dana sebesar Rp20 juta yang bersumber dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BJB untuk memperbaiki rumah mereka.
Tiga warga yang menerima bantuan tersebut yakni Onong Ukasih dari Kelurahan Sindangrasa, Casniti warga Desa Cikoneng, serta Momoh warga Desa Kujang, Kecamatan Cikoneng.
Kedatangan Bupati Ciamis ke rumah mereka membuat para penerima bantuan tidak menyangka. Suasana haru pun tak terhindarkan saat bantuan diserahkan. Bahkan salah seorang penerima terlihat memeluk istri Bupati sebagai ungkapan rasa syukur.
Momen kebersamaan semakin terasa ketika Herdiat bersama istrinya juga ikut berbuka puasa di rumah warga. Suasana sederhana namun hangat itu memperlihatkan kedekatan antara pemimpin daerah dan masyarakatnya.
Herdiat mengatakan, kunjungannya ke rumah warga bukan sekadar menyerahkan bantuan secara simbolis. Ia ingin melihat langsung kondisi masyarakat yang membutuhkan sekaligus memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran.
“Ini bentuk kepedulian kepada warga yang membutuhkan. Mudah-mudahan bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin agar rumahnya segera diperbaiki dan keluarga bisa tinggal dengan lebih aman,” katanya.
Ia menambahkan, program bantuan rumah tidak layak huni akan terus dilaksanakan secara bertahap. Pemerintah daerah juga terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, agar semakin banyak warga yang terbantu.
“Kolaborasi ini penting supaya penanganan rumah tidak layak huni di Ciamis bisa lebih cepat dan tepat sasaran. Harapannya masyarakat dapat tinggal di rumah yang lebih layak dan nyaman,” pungkasnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

