Tanah Longsor Terjadi di Mekarwangi Sukamantri Ciamis, Satu Rumah Warga Rusak

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Bencana tanah longsor melanda wilayah Desa Mekarwangi, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis. Peristiwa yang dipicu hujan berintensitas tinggi ini terjadi pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 17.45 WIB.

Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Ciamis, longsor terjadi akibat kondisi tanah yang labil setelah diguyur hujan dalam durasi cukup lama. Area tersebut diketahui termasuk zona rawan pergerakan tanah, sehingga berdampak pada bangunan milik warga.

Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan bahwa satu rumah warga mengalami kerusakan akibat peristiwa tersebut.

“Longsor terjadi karena curah hujan tinggi yang berlangsung cukup lama, ditambah kondisi tanah yang memang labil. Akibatnya, satu rumah warga mengalami kerusakan ringan,” ujar Ani, Selasa (5/5/2026).

Rumah yang terdampak diketahui milik Mulyadi, warga Dusun Rinduwangi RT 014/RW 004. Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Penghuni rumah masih bisa bertahan di lokasi karena kerusakan yang terjadi tergolong ringan,” jelasnya.

Laporan kejadian sendiri diterima BPBD pada Selasa pagi sekitar pukul 09.16 WIB. Setelah menerima informasi, tim BPBD langsung berkoordinasi dengan aparat setempat untuk melakukan assessment di lokasi kejadian.

Ani menambahkan, saat ini kondisi rumah yang terdampak belum diperbaiki dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.

“Kami sudah melakukan assessment dan koordinasi dengan pemerintah desa setempat. Kebutuhan mendesak saat ini adalah perbaikan rumah agar kembali layak dihuni,” katanya.

Selain itu, BPBD Ciamis juga telah menyalurkan bantuan logistik darurat berupa sembako kepada warga terdampak.

Ani mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor, agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat intensitas hujan tinggi.

“Kami mengingatkan warga untuk selalu waspada, terutama di daerah rawan gerakan tanah. Jika ada tanda-tanda pergerakan tanah, segera laporkan agar bisa ditangani lebih cepat,” pungkasnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

Sebanyak 568 Mahasiswa Unigal Siap Jalani KKN di Pangandaran, Usung Pembangunan Desa Berbasis Konservasi dan Budaya

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Universitas Galuh (Unigal) mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode II Tahun Akademik 2025/2026. Sebanyak 568 mahasiswa mengikuti pembekalan...

King Cobra 3 Meter Muncul di Lokasi Proyek Jembatan, Damkar Ciamis Langsung Lakukan Evakuasi

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Seekor ular king cobra sepanjang kurang lebih tiga meter menggegerkan para pekerja proyek pondasi jembatan di wilayah Dusun Goropak, Desa Kawali,...

Jari Bengkak Selama Sepekan, Warga Cijeungjing Datangi Damkar Ciamis untuk Lepas Cincin

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Petugas UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciamis kembali menunjukkan tugas kemanusiaannya. Kali ini, petugas membantu seorang warga yang kesulitan melepas cincin yang...

Polisi Ciamis Ingatkan Warga Jangan Beraktivitas dan Bermain Layanang di Kawasan Jalur Kereta Api

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Polres Ciamis terus mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas di sekitar jalur kereta api. Selain membahayakan keselamatan diri, aktivitas di area rel...

Terbaru