Sumur Ranca di Imbanagara Raya, Sumber Air Tua yang Kembali Jadi Andalan Warga Ciamis Saat Kemarau

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Pagi baru saja bergerak ketika satu per satu warga mulai datang ke pinggir sawah di Blok Rancatunjung, Desa Imbanagara Raya, Kecamatan Ciamis, Selasa (7/7/2026). Ada yang membawa ember, ada pula yang memanggul pakaian kotor. Tujuan mereka sama, menuju sebuah sumur tua yang letaknya tak jauh dari permukiman.

Warga setempat mengenalnya sebagai Sumur Ranca. Sebagian orang tua dulu menyebutnya Sumur Si Hulti. Sumur itu berada di tepi area persawahan dan kembali ramai didatangi warga sejak kemarau mulai terasa dalam beberapa hari terakhir.

Sudah sekitar sepekan, Sumur Ranca kembali menjadi tumpuan warga untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Saat debit air sumur rumah mulai menyusut, sumur tua itu justru masih mengalir. Airnya dimanfaatkan untuk mandi, mencuci pakaian, hingga mencuci peralatan dapur.

“Kalau untuk minum masih pakai air sumur rumah, karena masih ada. Tapi untuk mandi, nyuci baju, sama nyuci piring sekarang ke sini,” kata Enong (55), warga setempat, saat ditemui di lokasi.

Enong mengaku hampir setiap hari datang ke Sumur Ranca sejak musim kemarau mulai membuat air sumur di rumah mengecil. Bagi warga sekitar, sumur itu bukan hal baru. Setiap musim kemarau datang, tempat tersebut selalu kembali diandalkan.

Menurut Enong, sebelum digunakan lagi tahun ini, warga lebih dulu membersihkan lumpur yang mengendap di dasar sumur. Maklum, saat musim hujan sumur itu jarang dipakai sehingga perlu dibersihkan terlebih dahulu agar airnya kembali lancar.

“Kemarin lumpurnya dibersihkan dulu. Belum semuanya, tapi sudah lumayan. Nanti dibersihkan lagi supaya airnya lebih besar,” ujarnya.

Bagi Enong, Sumur Ranca bukan sekadar sumber air cadangan. Sumur itu menyimpan cerita lama tentang kehidupan warga kampung. Ia mengingat betul, sejak dirinya masih kecil, sumur tersebut sudah ada dan menjadi tempat warga memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

“Dari saya kecil juga sumur ini sudah ada. Dulu warga ke sini semua, karena belum punya air di rumah,” katanya.

Saat itu, kata Enong, belum banyak rumah yang memiliki sumber air sendiri. Karena itulah, sumur di pinggir sawah tersebut menjadi tempat penting bagi warga sekitar. Kini, meski hampir setiap rumah sudah memiliki sumur, keberadaan Sumur Ranca tetap dibutuhkan saat kemarau datang dan debit air rumah mulai menurun.

Enong menuturkan, awalnya Sumur Ranca hanya berupa kubangan mata air biasa. Namun sekitar tahun 1987, sumur itu mulai ditata agar lebih mudah dimanfaatkan warga. Bagian sekeliling sumber air dibuat tembok, lalu pemilik lahan kembali menata area sumur hingga menyerupai bak sederhana.

Sejak saat itu, warga lebih leluasa memanfaatkan air di sana. Jika dulu mereka harus mencuci di atas papan kayu, sekarang area sumur sudah lebih rapi dan nyaman dipakai untuk mandi maupun mencuci.

“Dulu mencuci di sini pakai papan kayu, sekarang sudah ditembok,” tutur Enong.

Hal serupa dirasakan Endo, warga lainnya. Ia mengatakan sumur di rumahnya memang belum kering, tetapi debit airnya mulai mengecil sejak kemarau datang. Karena itu, untuk kebutuhan mandi dan mencuci, ia memilih memanfaatkan Sumur Ranca.

“Air di rumah masih ada, tapi kecil. Jadi kalau buat kebutuhan lain, ya ke sini. Sangat membantu,” kata Endo.

Di tengah musim kemarau yang mulai dirasakan warga, Sumur Ranca kembali menunjukkan perannya. Sumur tua di tepi sawah itu tak hanya menyediakan air saat dibutuhkan, tetapi juga menjadi bagian dari jejak hidup warga Imbanagara Raya yang terus bertahan dari generasi ke generasi. (Ayu/CN/Djavatoday)

KRYD Polres Ciamis Sasar Titik Rawan, Miras dan Kendaraan Tak Sesuai Spesifikasi Diamankan

Berita Ciamis (Djavatoday.com),-Polres Ciamis Polda Jabar kembali menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Patroli yang digelar pada Sabtu...

Sambut HUT Lalu Lintas ke-71, Satlantas Polres Ciamis Gelar Donor Darah

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas ke-71, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ciamis menggelar aksi donor darah di depan kantor...

40 Desa di Ciamis Bakal Gelar Pilkades Digital, Pemilih Gunakan Tablet di TPS

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Ciamis pada Desember 2026 akan menggunakan sistem digital. Sebanyak 40 desa yang tersebar...

Pedagang Cilok Tertabrak Kijang Super di Jalan Sudirman Ciamis

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Sebuah Toyota Kijang Super menabrak gerobak cilok di Jalan Jenderal Sudirman, Lingkungan Cibeureum, Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Sabtu (12/9/2026)....

Terbaru