Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kemenangan telak PSGC Ciamis atas Persikota Tangerang dengan skor 3-0 pada laga Grup B Liga Nusantara, Selasa (16/12/2025), sempat diwarnai polemik. Di media sosial, beredar isu yang menyebut PSGC bermain dengan 12 pemain pada menit-menit akhir pertandingan. Isu tersebut pun cepat memicu perdebatan publik.
Menanggapi kabar tersebut, CEO PSGC Ciamis, Herdiat Sunarya, akhirnya memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan, kejadian itu berlangsung pada menit ke-77, sesaat setelah PSGC mencetak gol ketiga yang mengunci kemenangan.
Menurut Herdiat, insiden bermula saat PSGC melakukan pergantian dua pemain. Kedua pemain pengganti telah mendapatkan izin masuk dari hakim garis. Namun, pada saat bersamaan, satu pemain yang seharusnya keluar masih berada di dalam lapangan karena mengalami cedera.
“Dua pemain sudah dipersilakan masuk. Tapi satu pemain yang cedera belum sepenuhnya keluar lapangan. Dari luar memang terlihat seperti ada 12 pemain,” jelasnya.
Ia menegaskan, situasi tersebut hanya berlangsung sangat singkat, tidak sampai satu menit. Bahkan, pihak PSGC justru lebih dulu menyadari kondisi tersebut sebelum muncul protes dari kubu lawan.
“Kami yang pertama kali berteriak karena tahu masih ada satu pemain belum keluar. Setelah itu baru Persikota menyampaikan protes,” ungkap Herdiat.
Herdiat memastikan insiden tersebut tidak memengaruhi jalannya pertandingan, karena terjadi setelah gol ketiga tercipta. Selain itu, hasil sidang Komite Disiplin PSSI yang digelar pascalaga juga menegaskan tidak ada pelanggaran maupun sanksi terhadap PSGC.
“Perangkat pertandingan dikembalikan. Itu menunjukkan tidak ada masalah. Kami sudah unggul 3-0, jadi tidak masuk akal jika harus bermain tidak fair,” tegasnya. (Ayu/CN/djavatoday)

